Tesis

Validasi Kriteria Diagnosis Sepsis dan Nilai Tambah Kadar Laktat dalam Memprediksi Mortalitas Pasien Infeksi Dewasa di RS Cipto Mangunkusumo = Validation of Sepsis Diagnostic Criteria and Added Value of Lactate Concentration in Predicting Infected Adult Patients Mortality in Cipto Mangunkusumo Hospital.

Latar Belakang Hingga saat ini masih terjadi kerancuan penegakkan diagnosis sepsis pada praktik klinik sehari-hari. Belum diketahui performa seluruh kriteria diagnosis sepsis yang telah ada dan performa modifikasi kriteria diagnosis sepsis berdasarkan kenaikan sistem skor modified Sequential Organ Failure Assessment (MSOFA) sebagai pengganti sistem skor SOFA yang membutuhkan pemeriksaan laboratorium lengkap dalam memprediksi luaran pasien infeksi khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Belum diketahui pula peran penambahan laktat vena pada performa kriteria diagnosis sepsis. Penelitian ini bertujuan menilai performa dan mengembangkan kriteria diagnosis sepsis dalam memprediksi luaran pasien infeksi dewasa di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Metode Penelitian kohort retrospektif dilakukan dengan menggunakan data rekam medik dan registri pasien infeksi Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM pasien berusia lebih dari atau sama dengan 18 tahun yang mendapat perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) RSCM selama tahun 2017. Data yang dikumpulkan meliputi catatan karakteristik sampel, data pemeriksaan klinis dan laboratorium variabel bebas, luaran yang terjadi berupa mortalitas dalam perawatan rumah sakit selama 28 hari pengamatan. Hasil Subyek penelitian terdiri atas 1213 pasien. Sebagian besar (52,5%) merupakan pasien laki-laki, dengan median (rentang interkuartil) usia 51 tahun (38;60). Mortalitas terjadi pada 421 (34,7%) pasien. Performa kriteria diagnosis sepsis terbaik untuk memprediksi mortalitas dalam perawatan ditunjukkan oleh sepsis-3 (area under receiver operating characteristic curve [AUROC] 0,75; interval kepercayaan [IK]95% 0,72-0,78), sementara performa terburuk ditunjukkan oleh kriteria systemic inflammatory response syndrome (SIRS) (AUROC 0,56; IK95% 0,52-0,60). Performa kriteria kadar laktat vena baik (AUROC 0,76; IK95% 0,73-0,79) dalam memprediksi mortalitas dalam perawatan pasien infeksi dewasa di RSCM. Penambahan kriteria kadar laktat vena dapat meningkatkan performa kriteria diagnosis sepsis-3 (AUROC 0,80; IK95% 0,77-0,82) secara bermakna dalam memprediksi mortalitas dalam perawatan pasien infeksi dewasa di RSCM (p

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2018
Pengarang

Robert Sinto - Nama Orang
Kuntjoro Harimurti - Nama Orang
Khie Chen Lie - Nama Orang
Suhendro Suwarto - Nama Orang

No. Panggil
T18181fk
Penerbit
Jakarta : Sp-2 Ilmu Penyakit Dalam.,
Deskripsi Fisik
xvi, 64 hal; ill; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
T18181fk
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
T18181fkT18181fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Validasi Kriteria Diagnosis Sepsis dan Nilai Tambah Kadar Laktat dalam Memprediksi Mortalitas Pasien Infeksi Dewasa di RS Cipto Mangunkusumo = Validation of Sepsis Diagnostic Criteria and Added Value of Lactate Concentration in Predicting Infected Adult Patients Mortality in Cipto Mangunkusumo Hospital.

Related Collection