Tesis

Uji Validitas Daftar Tilik sebagai Instrumen Deteksi Dini Kelainan Mata pada Kusta = Validity Assessment of Checklist as a Screening Tool for Ocular Involvement in Leprosy.

Latar belakang: Penyakit kusta adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang dapat melibatkan organ mata. Kelainan mata pada kusta perlu dideteksi lebih dini untuk mencegah kebutaan. Alat deteksi dini kelainan mata yang tersedia bervariasi, sehingga perlu dikembangkan suatu instrumen daftar tilik yang valid dan sensitif untuk mempermudah deteksi kelainan mata pada kusta, yang disesuaikan dengan kompetensi dokter bukan spesialis mata yang menangani kusta. Tujuan: Uji validitas suatu instrumen daftar tilik untuk mempermudah deteksi dini kelainan mata pada kusta. Metode: Sebuah daftar tilik disusun berdasarkan tanda dan gejala kelainan mata pada kusta, sesuai dengan masukan ahli di bidang dermatovenereologi dan oftalmologi. Pasien kusta yang berobat di Poliklinik Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo, diperiksa mata dengan menggunakan instrumen daftar tilik tersebut oleh dokter bukan spesialis mata, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan mata yang lebih lengkap oleh dokter spesialis mata, untuk konfirmasi hasil pemeriksaan sebagai baku emas. Data yang dihasilkan dianalisis untuk mendapatkan nilai validitas dan sensitivitas instrumen daftar tilik. Hasil: Daftar tilik pada penelitian ini memiliki validitas dan reliabilitas baik, dengan koefisien korelasi 0,664 (>0,6) nilai p 0,7), sensitivitas 85,24% dan spesifisitas 73,33%. Prevalens kelainan mata yang ditemukan pada penelitian ini adalah sebesar 77% dengan kelainan mata terbanyak adalah dry eyes, katarak, madarosis, lagoftalmos, dan glaukoma. Simpulan: Daftar tilik ini valid dan sensitif dalam mendeteksi dini kelaianan mata pada kusta.
Kata kunci: kusta, mata, daftar tilik


Introduction: Leprosy is a disease caused by Mycobacterium leprae that affects peripheral nerve, skin, and other organs including eye. Ocular leprosy needs early detection to prevent blindness. Early detection tools for ocular leprosy varies, thus it is important to develop a valid and sensitive screening tool that can easily be used by general practitioner and doctor other that ophtalmologist who treat leprosy. Objective: This study aimed to test the validity of a checklist for early detection of eye involvement in leprosy. Methods: A checklist was designed according to signs and symptoms of ocular leprosy, based on suggestion from dermatovenereologist and ophtalmologist. Leprosy patients in Dermatovenereology clinic of Cipto Mangunkusumo National General Hospital was examined by a general practitioner/non ophtalmologist using the checklist as a screening tool, then those patients were re-examined by an ophtalmologist as gold standard. Data were later analized to get the validity and sensitivity of the screening tool. Results: This checklist had good validity and realibility with correlation value was 0,664 (>0,6) p value 0,7), the sensitivity was 85,42%, and the spesificity was 73,33%. Ocular involvement prevalence in this study was 77%, with the most common ocular complication were dry eyes, cataract, madarosis, lagophtalmos, and glaucoma. Conclusion: The validity and sensitivity of the checklist in this study are sufficient in detecting ocular involevement in leprosy.
Keywords: leprosy, eye, checklist

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2017
Pengarang

Vania Vashti Lasrindy - Nama Orang
Sri Linuwih Menaldi - Nama Orang
Shannaz Nadia Yusharyahya - Nama Orang
Yunia Irawati - Nama Orang

No. Panggil
T17183fk
Penerbit
Jakarta : Program Studi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin.,
Deskripsi Fisik
xvi, 87 hlm., 21cm x 30cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
T17183fk
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
T17183FKT17183fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Uji Validitas Daftar Tilik sebagai Instrumen Deteksi Dini Kelainan Mata pada Kusta = Validity Assessment of Checklist as a Screening Tool for Ocular Involvement in Leprosy.

Related Collection