Tesis
Pengaruh Power Nap tehadap Kantuk dan Kelelahan Residen Anestesi saat Bertugas di Operasi Berdurasi Panjang = The Effect of Power Nap on Sleepiness and Fatigue Among Anesthesiology Residents During Prolonged Surgical Procedures.
Pendahuluan: Kelelahan akibat jam kerja panjang dan kurang tidur pada dokter residen masih menjadi masalah penting karena dapat menurunkan fungsi kognitif, psikomotor, kewaspadaan. Residen anestesiologi merupakan kelompok yang rentan mengalami kelelahan mengingat beban kerja tinggi, tuntutan kewaspadaan kontinu, serta shift yang panjang. Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh power nap terhadap kantuk dan kelelahan pada residen anestesiologi FKUI-RSCM. Metode: uji eksperimental terkontrol secara acak untuk menilai pengaruh power nap terhadap kantuk dan kelelahan pada residen anestesiologi dan terapi intensif FKUI yang bertugas pada operasi berdurasi panjang di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo pada Januari–Februari 2026. Hasil: Sebanyak 50 residen anestesiologi dibagi menjadi kelompok power nap (n=25) dan kontrol (n=25), dengan karakteristik dasar yang sebanding (p > 0,05). Pada kelompok power nap, skor kantuk dan kelelahan pasca-intervensi lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol, VAS-S (21,6±14,4 vs 37,0±16,1; p < 0,001) dan VAS-F (29,4±11,6 vs 42,9±12,8; p < 0,001). Penurunan skor juga lebih besar pada kelompok power nap dibandingkan kontrol untuk VAS-S (22,0±7,4 vs 10,6±7,8; p < 0,001) dan VAS-F (23,2±10,6 vs 7,5±6,9; p < 0,001). Kesimpulan: Power nap lebih efektif dibandingkan istirahat tanpa tidur dalam menurunkan kantuk dan kelelahan subjektif pada residen anestesiologi yang bertugas pada operasi berdurasi panjang.
Kata kunci: kantuk; kelelahan; power nap; residen anestesiologi.
Background: Fatigue due to long working hours and sleep deprivation remains an important issue among resident physicians because it can impair cognitive function, psychomotor performance, and alertness. Anesthesiology residents are particularly vulnerable to fatigue because of their high workload, continuous need for vigilance, and long shifts. This study was conducted to assess the effect of power naps on sleepiness and fatigue among anesthesiology residents at FKUI-RSCM. Methods: a randomized controlled experimental study to assess the effect of power naps on sleepiness and fatigue among anesthesiology and intensive care residents of FKUI who were assigned to prolonged surgical procedures at Dr. Cipto Mangunkusumo National General Hospital from January to February 2026. Results: A total of 50 anesthesiology residents were assigned to either the power nap group (n=25) or the control group (n=25), with comparable baseline characteristics (p > 0.05). In the power nap group, post-intervention sleepiness and fatigue scores were lower than in the control group, as measured by VAS-S (21.6±14.4 vs 37.0±16.1; p < 0.001) and VAS-F (29.4±11.6 vs 42.9±12.8; p < 0.001). Score reductions were also greater in the power nap group than in the control group for VAS-S (22.0±7.4 vs 10.6±7.8; p
- Judul Seri
-
Tidak dapat diakses
- Tahun Terbit
-
2026
- Pengarang
-
Albar Ganda Jefri - Nama Orang
Jefferson K. Hidayat - Nama Orang
Christopher Kapuangan - Nama Orang - No. Panggil
-
T26043fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Program Studi Ilmu Anestesiologi dan Terapi Intensif., 2026
- Deskripsi Fisik
-
xix, 53 hlm., ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
T26
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T26043fk | T26043fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - UIANA Tercetak |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi