Tesis
Kadar Fractional exhaled nitric oxide (FeNO) pada pasien bronkiketasis stabil dengan bekas tuberkulosis paru di RSUP persahabatan = Fractional exhaled nitric oxide (FeNO) levels in stable bronchiectasis patients with pulmonary tuberculosis at Persahabatan Hospital.
Latar Belakang : Bronkiektasis (BE) merupakan penyakit paru kronis yang ditandai dengan pelebaran abnormal bronkus, yang sering kali terjadi sebagai akibat dari infeksi tuberkulosis (TB) paru sebelumnya. Pasien dengan BE akibat TB mengalami penurunan fungsi paru, peningkatan risiko eksaserbasi, serta perburukan kualitas hidup. Fractional Exhaled Nitric Oxide (FeNO) adalah biomarker non-invasif yang digunakan untuk menilai peradangan saluran napas, terutama pada penyakit inflamasi seperti asma. Namun, peran FeNO pada pasien BE stabil dengan riwayat TB paru masih belum banyak diteliti. Metode : Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan dilakukan di Poliklinik Paru RSUP Persahabatan. Sampel penelitian terdiri dari pasien dengan BE stabil dan riwayat TB paru yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran FeNO dilakukan dengan alat NOBreath®, sementara data klinis dikumpulkan melalui anamnesis dan pemeriksaan laboratorium. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik untuk mengevaluasi hubungan antara kadar FeNO dan faktor-faktor klinis yang relevan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar FeNO pada pasien BE stabil dengan bekas TB secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan pasien penyakit inflamasi saluran napas lainnya. Selain itu, terdapat hubungan antara kadar FeNO dengan riwayat merokok dan kadar eosinofil darah, sementara faktor usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kadar FeNO. Kesimpulan : FeNO dapat menjadi biomarker potensial dalam menilai inflamasi saluran napas pada pasien BE stabil dengan bekas TB. Temuan ini dapat membantu dalam strategi diagnosis dan pengelolaan pasien BE di fasilitas kesehatan yang memiliki keterbatasan sumber daya. Dengan demikian, pengukuran FeNO dapat digunakan sebagai alat bantu dalam menentukan pendekatan terapi yang lebih tepat untuk pasien BE stabil dengan riwayat TB paru.
Kata Kunci : Bronkiektasis, tuberkulosis paru, Fractional Exhaled Nitric Oxide (FeNO), inflamasi saluran napas, biomarker.
Background: Bronchiectasis (BE) is a chronic lung disease characterized by abnormal dilation of the bronchi, which often occurs as a result of previous pulmonary tuberculosis (TB) infection. Patients with BE due to TB experience decreased lung function, increased risk of exacerbations, and worsening quality of life. Fractional Exhaled Nitric Oxide (FeNO) is a non-invasive biomarker used to assess airway inflammation, especially in inflammatory diseases such as asthma. However, the role of FeNO in stable BE patients with a history of pulmonary TB has not been widely studied. Methods: This study used a cross-sectional design and was conducted at the Lung Polyclinic of Persahabatan Hospital. The study sample consisted of patients with stable BE and a history of pulmonary TB who met the inclusion and exclusion criteria. FeNO measurements were performed using the NOBreath® device, while clinical data were collected through anamnesis and laboratory examinations. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test and logistic regression to evaluate the relationship between FeNO levels and relevant clinical factors. Results:The results showed that FeNO levels in stable BE patients with former TB were significantly lower compared to patients with other inflammatory airway diseases. In addition, there was a relationship between FeNO levels and smoking history and blood eosinophil levels, while age and gender factors did not show a significant relationship to FeNO levels. Conclusion:FeNO can be a potential biomarker in assessing airway inflammation in stable BE patients with former TB. These findings can help in the diagnosis and management strategy of BE patients in health facilities with limited resources. Thus, FeNO measurements can be used as a tool in determining a more appropriate therapeutic approach for stable BE patients with a history of pulmonary TB.
Keywords: Bronchiectasis, pulmonary tuberculosis,Fractional Exhaled Nitric Oxide (FeNO),airwayinflammation,biomarkers.
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Victhoria Agustha Paragaye - Nama Orang
Heydi Agustin - Nama Orang
Triya Damayanti - Nama Orang - No. Panggil
-
T25602fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Studi Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xv, 63 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25602fk | T25602fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi