Tesis
Keberhasilan Penggunaan Kanula Hidung Arus Tinggi (KHAT) pada Pasien Paru Dengan Hiperkapne Akut dan Faktor Yang Memengaruhi di Rumah Sakit Persahabatan = Effectiveness of High-Flow Nasal Cannula (HFNC in Pulmonary Disease Patients with Acute Hypercapnia and Influencing Factors at Persahabatan Hospital.
Latar Belakang: Hiperkapne adalah kondisi peningkatan PaCO₂ dalam darah yang dapat menyebabkan gagal napas hiperkapne sampai kondisi fatal yakni kematian. Kanula Hidung Aliran Tinggi (KHAT) telah banyak digunakan sebagai salah satu terapi alternatif ventilasi noninvasif untuk memperbaiki oksigenasi dan menurunkan kerja napas, namun bukti keberhasilannya dalam tatalaksana hiperkapne masih terbatas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional prospektif, yang dilakukan di Rumah Sakit Persahabatan dari Desember 2024 hingga Mei 2025. Penelitian ini melibatkan 61 pasien paru dengan hiperkapne akut. Analisis yang dilakukan meliputi karakteristik demografi, klinis serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi KHAT. Hasil: Tingkat keberhasilan penggunaan KHAT pada penelitian ini adalah 63,9% (39 dari 61 pasien), sedangkan sisanya 36,1% (22 pasien) mengalami kegagalan. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara laju napas sebelum KHAT (12-25 kali/menit), diagnosis PPOK, bronkiektasis, bukan keganasan paru, terapi oksigen kanula hidung sebelum KHAT dan rehabilitasi medik dengan keberhasilan terapi. Namun, analisis multivariat menemukan bahwa hanya tiga variabel yang memiliki hubungan bermakna, yaitu laju napas sebelum KHAT 12- 25 kali/menit (OR = 14,21; p = 0,026), bukan keganasan paru (OR = 33,3; p = 0,006) dan penggunaan terapi oksigen kanula hidung sebelum KHAT (OR = 6,71; p = 0,007). Kesimpulan: Keberhasilan KHAT pada pasien paru dengan hiperkapne akut dipengaruhi oleh kondisi klinis awal pasien, khususnya laju napas, diagnosis dasar serta terapi oksigen sebelumnya. Evaluasi menyeluruh terhadap faktorfaktor tersebut penting untuk menentukan pasien yang berpotensi mendapatkan manfaat optimal dari KHAT.
Kata Kunci: hiperkapne akut, Kanula Hidung Arus Tinggi, KHAT
Background: Hypercapnia is defined as an elevated arterial carbon dioxide (PaCO₂) level, which may progress to hypercapnic respiratory failure and, in severe cases, result in death. High-flow nasal cannula (HFNC) has been increasingly utilized as an alternative non-invasive ventilation modality to enhance oxygenation and reduce the work of breathing; however, evidence regarding its effectiveness in the management of hypercapnia remains limited. Methods: This study used a prospective observational analytic design, conducted at the Persahabatan Hospital from December 2024 to May 2025. The study involved 61 patients with acute hypercapnia. The analysis examined demographic and clinical characteristics, as well as factors related to the success of HFNC therapy. Results: The success rate of HFNC use in this study was 63.9% (39 of 61 patients), while the remaining 36.1% (22 patients) experienced failure. Bivariate analysis showed a significant association between a pre-HFNC respiratory rate (12-25 breaths/minute), a diagnosis of COPD, bronchiectasis, and lung malignancy, prior nasal cannula oxygen therapy, and medical rehabilitation with therapy success. However, multivariate analysis found that only three variables had a significant relationship: a pre-HFNC respiratory rate of 12-25 breaths/minute (OR = 14.21; p = 0.026), a diagnosis of lung malignancy (OR = 0.03; p = 0.006), and the use of nasal cannula oxygen therapy before HFNC (OR = 6.71; p = 0.007). Conclusion: The success of HFNC in patients with acute hypercapnia is influenced by the patient's initial clinical condition, specifically the respiratory rate, underlying diagnosis, and prior oxygen therapy. A comprehensive evaluation of these factors is crucial for identifying patients who can potentially benefit most from HFNC.
Keywords: Acute hypercapnia, High-Flow Nasal Cannula, HFNC
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Esty Anjany - Nama Orang
Presenohadi - Nama Orang
Mia Elhidsi - Nama Orang - No. Panggil
-
T25586fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Studi Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xvi, 63 hlm., ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25586fk | T25586fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi