Tesis
Hubungan masa kerja terpajan debu kayu terhadap kejadian karsinoma nasofaring pada pekerja dengan riwayat pekerjaan di perusahaan mebel (Kasus berbasis bukti) = Association Between Wood Dust Exposure and Risk of Nasopharyngeal Carcinoma: An Evidence-Based Case Report.
Latar Belakang: Debu kayu adalah salah satu bahaya potensial di tempat kerja yang telah dikaitkan dengan kejadian karsinoma nasofaring (KNF) menurut Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (International Agency for Research on Cancer / IARC). Namun, belum ada bukti yang jelas mengenai durasi pajanan yang meningkatkan risiko KNF. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui berapa lama masa kerja terpajan debu kayu pada pekerja dalam tahun, yang meningkatkan risiko KNF. Metode: Metode yang digunakan pada studi ini adalah laporan kasus berbasis bukti dari seorang pekerja laki-laki 48 tahun yang terdiagnosis karsinoma nasofaring dengan Riwayat pajanan debu kayu di tempat kerja selama 2 tahun. Pertanyaan klinis adalah berapa lama masa kerja terpajan debu kayu dalam tahun yang meningkatkan risiko karsinoma nasofaring pada pekerja? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dilakukan pencarian artikel dari situs PubMed, JSTOR, dan Google scholar dengan kata kunci “nasopharyngeal carcinoma AND wood dust AND duration” dengan batasan telaah sistematis, meta-analisis, kohort, atau case control dengan adanya pertimbangan durasi kerja pada penelitian. Hasil: Sekitar 27 artikel diidentifikasi, namun setelah disaring, kami menemukan tiga artikel yang ditinjau secara kritis. Sekitar 27 artikel diidentifikasi, namun setelah penyaringan, didapatkan tiga artikel yang ditinjau secara kritis. Ketiga artikel yang ditinjau memberikan bukti Tingkat 4 menurut Oxford Centre for Evidence-Based Medicine. Sebuah studi dari Thailand menunjukkan bahwa pajanan selama lebih dari 10 tahun secara signifikan meningkatkan risiko karsinoma nasofaring, sementara dua studi dari AS menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Pajanan jangka panjang ( >10 tahun) meningkatkan risiko KNF, terutama dengan pajanan debu hardwood. Pajanan debu kayu oleh pasien selama dua tahun tidak cukup untuk dianggap sebagai penyebab utama KNF.
Kata kunci: Debu kayu, durasi, karsinoma nasofaring, pekerja
Background: Wood dust is one of the potential hazards in the workplace that has been linked to occurrences of nasopharyngeal carcinoma (KNF) according to the International Agency for Research on Cancer (IARC). However, there is no clear evidence on the duration of exposure to the KNF incidence. Objective: Our objective is to determine the duration of exposure that increases KNF risk Methods: This study is an evidence-based case report of a 48-year-old male worker diagnosed with KNF with a history of wood dust exposure at the workplace for 2 years. Articles were searched from PubMed, JSTOR, and Google Scholar using the keywords “nasopharyngeal carcinoma AND wood dust AND duration” with restrictions on systematic reviews, meta-analyses, cohort studies, or case-control studies. Results: About 27 articles were identified, however, after screening, we found three articles which were critically reviewed. The three reviewed articles provide Level 4 evidence according to the Oxford Centre for Evidence-Based Medicine. Study from Thailand showed that exposure for more than 10 years significantly increased the risk of nasopharyngeal carcinoma, while two studies from the USA showed no significant association. Conclusion: Long-term exposure ( >10 years) of wood dust increases risk of KNF, especially with hardwood dust exposure. The patient’s two-year exposure to wood dust is not sufficient to be considered as the primary cause ofKNF.
Keywords: wood dust; nasopharyngeal carcinoma; occupational exposure; evidencebased case report
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Venny Dwi Jayanti - Nama Orang
Feni Fitriani Taufik - Nama Orang
Levina Chandra Khoe - Nama Orang - No. Panggil
-
T25579fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi., 2025
- Deskripsi Fisik
-
x, 75 hlm., ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25579fk | T25579fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi