Tesis
Gambaran VO2 Peak, Minute Ventilation dan Anaerobic Threshold pada Tumor Mediastinum di Rumah Sakit Persahabatan dan Faktor yang Mempengaruhinya = Profile of VO2 Peak, Minute Ventilation and Anaerobic Threshold in Patients with Mediastinal Tumors At Persahabatan Hospital and The Associated Factors.
Latar Belakang: Tumor mediastinum terutama yang berukuran besar dapat menyebabkan kompresi mekanis pada struktur vital diintratoraks seperti jalan napas dan pembuluh darah, sehingga dapat mengganggu kapasitas fungsional pasien. Penilaian risiko pra bedah dan toleransi latihan pada pasien onkologi toraks penting dan Uji Latih Jantung Paru (ULJP) diakui sebagai baku emas untuk mengukur kemampuan fisiologis. Hingga saat ini, data objektif mengenai parameter ULJP pada populasi tumor mediastinum di Indonesia masih sangat terbatas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 35 subjek pasien tumor mediastinum dari poli onkologi toraks Rumah Sakit Persahabatan. Subjek menjalani pemeriksaan ULJP menggunakan sepeda ergometer untuk mendapatkan data VO2 peak, VE dan AT. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi non-parametrik Spearman atau MannWhitney. Hasil: Mayoritas subjek (97,1%) menunjukkan gangguan kapasitas aerobik yang berat, dengan nilai median VO2 peak hanya 14,7 mL/kg/menit. Disfungsi ventilasi juga dominan, terbukti dari 80% dengan VE yang tidak normal dan 60% subjek memiliki AT yang rendah. Secara klinis, 97,1% tumor berlokasi di anterior mediastinum dan PS mayoritas baik (0-1). Keberadaan komplikasi efusi pleura dan efusi perikard secara bermakna berhubungan dengan VO2 peak yang lebih rendah (p=0,033 dan p=0,035). Namun, tidak ditemukan hubungan yang bermakna secara statistik antara parameter ULJP (VO2 peak, VE dan AT) dengan karakteristik demografis, penanda tumor maupun ukuran diameter atau volume tumor. Kesimpulan: Pasien tumor mediastinum di Rumah Sakit Persahabatan mengalami gangguan fungsi kardiopulmoner dan toleransi latihan yang sangat terganggu. Meskipun faktor-faktor demografis dan ukuran tumor tidak berkorelasi langsung dengan parameter ULJP, komplikasi lokal berupa efusi pleura dan perikard memiliki dampak yang bermakana. Temuan ini menegaskan nilai ULJP sebagai alat objektif yang penting untuk menilai cadangan fungsional, terlepas dari penilaian klinis subjektif atau karakteristik anatomi tumor semata.
Kata Kunci: Anaerobic Threshold, Minute Ventilation, Tumor Mediastinum, Uji Latih Jantung Paru, VO2 Peak
Background : Mediastinal tumors especially those of large size, have the potential to cause mechanical compression on vital intrathoracic structures such as airways and blood vessels, which can significantly impair patients’ functional capacity. Preoperative risk assessment and exercise tolerance in thoracic oncology patients are increasingly important, and Cardiopulmonary Exercise Testing (CPET) is recognized as the gold standard for measuring physiological capacity. To date, objective data regarding CPET parameters in the Indonesian mediastinal tumor population remain very limited. Methods: This study employed a cross-sectional design involving 35 mediastinal tumor patients from the thoracic oncology clinic at Persahabatan Hospital. Subjects underwent CPET using a cycle ergometer to obtain VO2 peak, VE, and AT data. Correlation analysis was performed using non-parametric Spearman or Mann-Whitney tests. Results: The majority of subjects (97.1%) showed severe impairment of aerobic capacity, with a median VO2 peak value of only 14.7 mL/kg/min. Ventilatory dysfunction was also dominant, evidenced by 80% having abnormal VE and 60% of subjects having a low AT. Clinically, 97.1% of tumors were located in the anterior mediastinum, and the majority of PS was good (0−1). The presence of complications such as pleural effusion and pericardial effusion was significantly associated with a lower VO2 peak (p=0.033 and p=0.035). However, no statistically significant relationship was found between the CPET parameters (VO2 peak, VE, and AT) and demographic characteristics, tumor markers, or tumor diameter or volume. Conclusion: Mediastinal tumor patients at Persahabatan Hospital suffer from impaired cardiopulmonary function and significantly reduced exercise tolerance. Although demographic factors and tumor size did not correlate directly with CPET parameters, local complications in the form of pleural and pericardial effusion had a significant impact. This finding confirms the value of CPET as an important objective tool for assessing functional reserve, independent of subjective clinical evaluation or anatomical tumor characteristics alone.
Keywords: Anaerobic Threshold, Minute Ventilation, Mediastinal Tumor, Cardiopulmonary Exercise Testing, VO2 Peak
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Putra Anugrah Ramadhan - Nama Orang
Erlang Samoedro - Nama Orang
Jamal Zaini - Nama Orang - No. Panggil
-
T25575fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Studi Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xiii, 86 hlm., 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25575fk | T25575fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi