Tesis

Faktor-Faktor Yang Berperan Terhadap Waktu Kembali Bekerja Pasca Bedah Pintas Arteri Koroner Di Rumah Sakit Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Latar Belakang: Memahami faktor-faktor yang memengaruhi waktu kembali bekerja (Return to Work/RTW) setelah Bedah Pintas Arteri Koroner (BPAK) sangat penting, karena RTW berimplikasi pada produktivitas dan keberlangsungan hubungan kerja. Namun, hingga saat ini Indonesia belum memiliki pedoman nasional yang mengkaji faktor determinan waktu kembali bekerja pada pekerja pasca BPAK. Tujuan: Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan waktu kembali bekerja pada pasien pasca BPAK di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan studi cross sectional pada pasien pasca BPAK periode Januari 2020 hingga Januari 2025. Data diperoleh dari rekam medis dan wawancara terstruktur yang mencakup karakteristik individu, klinis, dan pekerjaan. Analisis statistik meliputi korelasi Spearman untuk variabel numerik serta uji Mann–Whitney U dan Kruskal–Wallis untuk variabel kategorik. Hasil: Sebanyak 124 subjek memenuhi kriteria inklusi. Lama perawatan di rumah sakit merupakan satu-satunya faktor yang berhubungan signifikan dengan waktu kembali bekerja (p < 0,05). Variabel lain termasuk usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, euroSCORE II, kelas NYHA, durasi cardiopulmonary bypass, aortic cross-clamp time, kejadian MACE, kepatuhan rehabilitasi, jenis pekerjaan, dan dukungan pemberi kerja tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Lama perawatan merupakan prediktor utama waktu kembali bekerja pada pasien pasca BPAK.
Kata kunci: RTW, kembali bekerja, BPAK, operasi bypass


Background: Understanding the factors that influence the time to Return to Work (RTW) after Coronary Artery Bypass Graft (CABG) surgery is essential, as RTW has significant implications for worker productivity and employment continuity. Despite its importance, Indonesia currently lacks national guidelines that delineate the determinants of RTW among workers recovering from CABG surgery. Objective: To identify factors associated with the time to return to work among post-CABG patients at Harapan Kita Cardiovascular Hospital. Methods: This study employed an observational analytic design with a cross sectional study involving post-CABG patients from January 2020 to January 2025. Data were collected from medical records and structured interviews covering individual, clinical, and occupational characteristics. Statistical analyses included Spearman correlation for numerical variables and the Mann–Whitney U and Kruskal–Wallis tests for categorical variables. Results: A total of 124 subjects met the inclusion criteria. The only factor significantly associated with time to RTW was length of hospital stay (p < 0.05). Other variables, including age, sex, educational level, euroSCORE II, NYHA class, cardiopulmonary bypass duration, aortic cross-clamp time, incidence of MACE, adherence to rehabilitation, job type, and employer support did not show significant associations. Conclusion: Length of hospital stay is the primary predictor of RTW among postCABG patients.
Keyword: RTW, Return to work, CABG, Bypass surgery

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Heru Alfares - Nama Orang
Tri Wisesa Soetisna - Nama Orang
Marsen Isbayuputra - Nama Orang

No. Panggil
T25568fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi.,
Deskripsi Fisik
xvi, 67 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
T25
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T25568fkT25568fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Faktor-Faktor Yang Berperan Terhadap Waktu Kembali Bekerja Pasca Bedah Pintas Arteri Koroner Di Rumah Sakit Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.