Skripsi

Pengaruh Ekstrak Etanol Biji Ketumbar terhadap Kapasitas Total Antioksidan Plasma Darah Tikus Obes yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak.

Latar Belakang Obesitas merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia, dan berhubungan erat dengan peningkatan stres oksidatif. Kapasitas total antioksidan (total antioxidant capacity/TAC) menjadi salah satu parameter penting untuk menilai status antioksidan tubuh secara menyeluruh. Ketumbar (Coriandrum sativum L.) diketahui mengandung polifenol, flavonoid, dan senyawa bioaktif lain yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak etanol biji ketumbar terhadap kapasitas total antioksidan plasma darah pada tikus obes yang diinduksi diet tinggi lemak. Metode Penelitian eksperimental in vivo ini menggunakan 25 sampel plasma darah tikus Wistar tersimpan yang dibagi menjadi 5 kelompok: kelompok kontrol normal, normal dengan pemberian ekstrak biji ketumbar, preventif, obes, dan kuratif. Total durasi pemeliharaan tikus adalah 24 minggu dan pemberian dosis ekstrak biji ketumbar adalah sebesar 100 mg/kgBB/hari. Kadar kapasitas total antioksidan diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 520 nm dan dilakukan analisis statistik dengan Uji KruskalWallis. Hasil Kelompok obes menunjukkan penurunan TAC dibandingkan kelompok normal, menandakan peningkatan stres oksidatif akibat diet tinggi lemak. Pemberian ekstrak biji ketumbar baik secara preventif maupun kuratif memperlihatkan kecenderungan peningkatan nilai TAC dibandingkan kelompok obes, dengan median tertinggi pada kelompok normal + ketumbar (3,627 U/mL; IQR 3,128–6,120) dan terendah pada kelompok obes (2,267 ± 1,772 U/mL). Namun, perbedaan antar kelompok tidak signifikan secara statistik (p=0,187). Kesimpulan Ekstrak etanol biji ketumbar menunjukkan potensi dalam meningkatkan kapasitas total antioksidan plasma darah tikus obes, meskipun belum signifikan secara statistik. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut efek antioksidan ketumbar.
Kata Kunci: Biji ketumbar, Coriandrum sativum, kapasitas total antioksidan, antioksidan, obesitas


Introduction Obesity is a global health problem with increasing prevalence, including in Indonesia, and is closely linked to increased oxidative stress due to an imbalance between reactive oxygen species (ROS) production and the body's antioxidant capacity. This condition can trigger various complications such as diabetes, insulin resistance, cardiovascular disease, and even cancer. Total antioxidant capacity (TAC) is an important parameter for assessing the body's overall antioxidant status. Coriander (Coriandrum sativum L.) is known to contain polyphenols, flavonoids, and other bioactive compounds that have the potential to act as natural antioxidants. This study was conducted to evaluate the effect of coriander seed ethanol extract on the total antioxidant capacity of blood plasma in obese mice induced by a high-fat diet. Method This in vivo experimental study used 25 stored Wistar rat plasma samples divided into five groups: a normal control group, a normal group given coriander seed extract, a preventive group, an obese group, and a curative group. The rats were given care for for 24 weeks, and the coriander seed extract dose was 100 mg/kgBW/day. Total antioxidant capacity was measured using a spectrophotometer at a wavelength of 520 nm, and statistical analysis was performed using the Kruskal-Wallis test. Results The obese group showed a decrease in TAC compared to the normal group, indicating an increase in oxidative stress due to a high-fat diet. Administration of coriander seed extract, both preventively and curatively, showed a tendency to increase TAC values compared to the obese group, with the highest median observed in the normal + coriander group (3.627 U/mL; IQR 3.128–6.120) and the lowest in the obese group (2.267 ± 1.772 U/mL). However, the differences among groups were not statistically significant (p=0.187). Conclusion The ethanol extract of coriander seeds demonstrated potential in increasing the total antioxidant capacity of blood plasma in obese rats, although the results were not yet statistically significant. Further studies are needed to explore the antioxidant effects of coriander in greater detail.
Keywords: Coriander seeds, Coriandrum sativum, total antioxidant capacity, antioxidants, obesity

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Teressa Magdalena Sitorus - Nama Orang
Syarifah Dewi - Nama Orang

No. Panggil
S25167fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler.,
Deskripsi Fisik
xx, 66 hlm., ; 25 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S25167fkS25167fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Pengaruh Ekstrak Etanol Biji Ketumbar terhadap Kapasitas Total Antioksidan Plasma Darah Tikus Obes yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.