Skripsi
Prevalensi dan Gambaran Anemia Pada Penderita HIV yang Mendapat Terapi Antiretroviral di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Tahun 2022-2024 = Prevalence and Characteristics of Anemia in HIV Patients Receiving Antiretroviral Therapy at Cipto Mangunkusumo Hospital in 2022-2024.
Latar Belakang Anemia merupakan suatu isu yang signifikan dan sering ditemui pada pasien HIV yang sedang mendapatkan terapi ARV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu prevalensi dan gambaran anemia pada pasien HIV yang mendapat ARV di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada tahun 2022 hingga 2024. Metode Studi ini menggunakan model deskriptif-analitik dengan sampel berupa rekam medis pasien HIV yang telah mendapat ARV minimal 6 bulan. Data yang didapat mencakup informasi demografik, regimen ARV, komorbiditas, dan status hematologis. Data akan dianalisis menggunakan spss untuk mencari tahu prevalensi serta hubungan anemia dengan berbagai faktor seperti umur, koinfeksi, dan regimen ARV. Hasil Studi ini menemukan prevalensi anemia sebesar 35,2%. Gambaran paling umum pada sampel adalah anemia normositik (65,7%). Pada penelitian ini ditemukan adanya korelasi signifikan antara anemia dan pemberhentian pengobatan ARV (p > 0.05). Diidentifikasi karakterisitik demografis pasien dengan prevalensi anemia paling tinggi yaitu usia > 50 dan viral load ≥ 400 kopi/ml Kesimpulan Ditemukan prevalensi sebesar 35,2% dengan morfologi paling umum berupa normositik pada pasien HIV yang mendapat terapi ARV di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Ditemukan korelasi signifikan antara anemia dan pemberhentian pengobatan ARV. Diidentifikasi Diidentifikasi karakterisitik demografis pasien dengan prevalensi anemia paling tinggi yaitu usia > 50 dan viral load ≥ 400 kopi/ml
Kata Kunci: Gangguan hematologis, supresi sistem imun, infeksi virus, inflamasi kronik
Introduction Anemia remains a prevalent and significant issue among HIV patients, particularly those who are on antiretroviral therapy (ARV). The purpose of this study is to determine the prevalence and characteristics of anemia in HIV patients who got ARV treatment at Cipto Mangunkusumo Hospital from 2022 to 2024. Method A cross-sectional descriptive analytic study was conducted, the samples are medical record of HIV patients who had been on ARV for at least six months. Data gathered include the patient's demographic information, ARV regimen, comorbidities, and hematological status. The data were analyzed using SPSS, focusing on the prevalenve and relationships between anemia with various factors such as age, coinfections, and ARV regimen. Results The study revealed anemia prevalence of 35.2% among the participants. With normocytic anemia being the common characteristic among the participants (65.7%). A significant correlation between anemia and discontinuation from antiretroviral theraphy (p < 0.05) was found. The study also identified the demographic characteristics of patients with the highest prevalence of anemia were age > 50 and viral load ≥ 400 copies/ml. Conclusion This study identified the prevalence and characteristics of anemia among HIV patients at Cipto Mangunkusumo Hospital, while a significant association was found between anemia and discontinuation from antiretroviral theraphy. The demographic characteristics of patients with the highest prevalence of anemia were identified as age > 50 and viral load ≥ 400 copies/ml.
Keywords: Hematologic disorders, immune system supression, viral infections, chronic inflammation
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Pangredana Raka Kabinawa - Nama Orang
Lugyanti Sukrisman - Nama Orang - No. Panggil
-
S25160fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xv, 55 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S25160fk | S25160fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi