Skripsi

Effect Of Ethanol Extract Of Spirulina Platensis Administration On Malondyaldhyde Levels In The Brains Of Young Wistar Rats.

Introduction Aging results in an increased susceptibility to diseases, particularly neurodegenerative disorders, due to oxidative stress induced by free radicals such as reactive oxygen species (ROS). The brain, with its high oxygen consumption and lipid content, is especially susceptible to oxidative damage, which impairs cognitive functions and promotes neurodegenerative diseases. Malondialdehyde (MDA), a byproduct of lipid peroxidation, is a key biomarker for oxidative stress. Spirulina platensis, abundant in antioxidants, has demonstrated potential in mitigating oxidative stress. Method This in vivo experimental study examined the effects of Spirulina platensis on malondialdehyde (MDA) levels in male Wistar rats' brain tissue at different ages. Conducted from August 2023 to March 2024 at the University of Indonesia. The group of rats aged 8, 14, and 20 weeks were divided into groups receiving either 200 mg/kgBW of Spirulina or distilled water for 29 days. MDA levels were measured using the Wills method with UV-vis spectrophotometry at 530 nm. Data analysis was conducted using Microsoft Excel and SPSS, with significance set at p < 0.05. Results This study showed that the control groups show a declining trend in MDA levels with age, significant between 12-week and 24-week groups (p=0.037). In contrast, spirulina treatment alters this pattern, significantly increasing MDA levels in between 12-week and 18-week groups (p=0.02), and in between between 12-week and 24-week groups (p=0.027). However there are no significant differences of MDA levels between corresponding age groups of treated and untreated rats. Conclusion This study finds that while aging decreases malondialdehyde (MDA) levels in Wistar rat brains, Spirulina platensis does not consistently reduce MDA levels across all age groups. Therefore, the hypothesis of uniform MDA reduction by Spirulina in Wistar rats of varying ages is not supported. Recommendations include expanding sample sizes per group for improved data accuracy, exploring alternative lipid peroxidation markers, and investigating different Spirulina intervention strategies for Wistar rat brain health.
Keywords: Spirulina Platensis, Malondialdehyde (MDA), Aging, Oxidative stress


Latar Belakang Proses pertambahan usia akan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit, khususnya gangguan neurodegeneratif, melalui stres oksidatif yang diinduksi oleh spesies oksigen reaktif (ROS). Otak, dengan konsumsi oksigen yang tinggi dan kandungan lemaknya, sangat rentan terhadap kerusakan oksidatif yang mengganggu fungsi kognitif dan mempromosikan penyakit neurodegeneratif. Malondialdehid (MDA), produk peroksidasi lipid, merupakan biomarker penting untuk stres oksidatif. Spirulina platensis yang kaya akan antioksidan, telah menunjukkan potensi dalam mengurangi stres oksidatif. Metode Studi eksperimental in vivo ini menginvestigasi pengaruh Spirulina platensis terhadap kadar malondialdehid (MDA) dalam jaringan otak tikus Wistar jantan pada berbagai usia. Kelompok tikus-tikus yang berusia 8, 14, dan 20 minggu dibagi ke dalam kelompok yang menerima Spirulina platensis dengan dosis 200 mg/kgBB atau air destilasi setiap hari selama 29 hari. Kadar MDA diukur menggunakan metode Wills dengan spektrofotometri UV-vis pada panjang gelombang 530 nm. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel dan SPSS, dengan tingkat signifikansi ditetapkan pada p < 0,05. Hasil Studi ini menunjukkan tren penurunan kadar MDA seiring dengan bertambahnya usia pada kelompok kontrol, signifikan antara kelompok usia 12 minggu dan 24 minggu (p=0,037). Sebaliknya, pengobatan dengan Spirulina mengubah tren ini, dengan peningkatan signifikan kadar MDA antara kelompok usia 12 minggu dan 18 minggu (p=0,02) serta antara kelompok usia 12 minggu dan 24 minggu (p=0,027). Namun, tidak ada perbedaan signifikan dalam kadar MDA antara kelompok usia yang sesuai dari tikus kontrol dan tikus yang diberikan spirulina. Kesimpulan Studi ini menemukan walaupun peningkatan usia menurunkan kadar malondialdehid (MDA) dalam otak tikus Wistar, Spirulina platensis tidak secara konsisten menurunkan kadar MDA di semua kelompok usia. Oleh karena itu, hipotesis tentang pengurangan MDA secara seragam oleh Spirulina pada tikus Wistar dengan berbagai usia tidak didukung oleh data ini. Rekomendasi untuk kedepannya adalah untuk meningkatan ukuran sampel per kelompok untuk meningkatkan akurasi data, eksplorasi penanda peroksidasi lipid alternatif, dan penyelidikan strategi intervensi Spirulina yang berbeda untuk kesehatan otak tikus Wistar.
Kata Kunci: Spirulina Platensis, Malondialdehid (MDA), Penuaan, Stres oksidatif

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2023
Pengarang

Izaak Darmawan - Nama Orang
Reni Paramita - Nama Orang

No. Panggil
S23228fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 KKI.,
Deskripsi Fisik
xvii, 51 hlm. ; 21 x 30 cm
Bahasa
English
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S23228fkS23228fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Effect Of Ethanol Extract Of Spirulina Platensis Administration On Malondyaldhyde Levels In The Brains Of Young Wistar Rats.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.