Skripsi
Candida glabrata: Profil Bahan Klinis dan Kepekaanya terhadap Antijamur di Laboratorium Parasitologi FKUI selama 15 Tahun.
Latar Belakang Candida glabrata merupakan salah satu spesies Candida non-albicans yang insidensinya terus meningkat secara global dan dikenal memiliki tingkat resistensi tinggi terhadap antijamur golongan azol. Di Indonesia, data epidemiologis dan pola resistensi C. glabrata masih terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis profil bahan klinis, distribusi demografis, dan pola kepekaan C. glabrata terhadap berbagai antijamur di Laboratorium Parasitologi FKUI selama 15 tahun terakhir. Metode Penelitian ini merupakan studi deskriptif menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan laboratorium Parasitologi FKUI periode 2009–2023. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pasien (usia dan jenis kelamin), bahan klinis tempat C. glabrata diisolasi, serta hasil uji kepekaan antijamur secara in vitro. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil Dari total 483 kasus, infeksi C. glabrata paling banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa (19–59 tahun) sebesar 50,7% dan pada laki-laki 48,4%. Bahan klinis dengan isolasi terbanyak berasal dari sputum (31,1%), diikuti feses (17,0%) dan darah (11,2%). Hasil uji kepekaan menunjukkan sensitivitas tertinggi terhadap mikafungin (100%), diikuti ketokonazol (97,9%), mikonazol (93,3%), dan nistatin (89,5%). Resistensi tertinggi ditemukan pada itrakonazol (24,8%), vorikonazol (18,3%), dan flukonazol (15,8%). Kesimpulan Infeksi Candida glabrata menunjukkan tren peningkatan dalam 15 tahun terakhir, terutama pada kelompok dewasa dan lansia. Mayoritas isolat masih sensitif terhadap golongan ekinokandin, namun resistensi terhadap azol cukup signifikan. Hasil ini menekankan pentingnya surveilans resistensi antijamur secara berkala untuk mendukung pemilihan terapi yang tepat di fasilitas kesehatan.
Kata kunci: Candida glabrata, bahan klinis, kepekaan antijamur, resistensi
Background Candida glabrata is one of the non-albicans Candida species whose incidence has been steadily increasing worldwide and is known for its high resistance rate to azole antifungal agents. In Indonesia, epidemiological and susceptibility data on C. glabrata remain limited. This study aimed to analyze the clinical specimen profile, demographic distribution, and antifungal susceptibility pattern of C. glabrata isolates collected at the Parasitology Laboratory, Faculty of Medicine Universitas Indonesia, over the past 15 years. Methods This was a descriptive study using secondary data obtained from the Parasitology Laboratory, Faculty of Medicine Universitas Indonesia, covering the period of 2009–2023. The analyzed variables included patient characteristics (age and sex), types of clinical specimens yielding C. glabrata, and in vitro antifungal susceptibility test results. Data were presented descriptively in frequency and percentage distributions. Results A total of 483 C. glabrata isolates were identified. The infection was most prevalent among adults aged 19–59 years (50.7%) and males (48.4%). The most common clinical specimen was sputum (31.1%), followed by feces (17.0%) and blood (11.2%). Antifungal susceptibility testing revealed the highest sensitivity to micafungin (100%), followed by ketoconazole (97.9%), miconazole (93.3%), and nystatin (89.5%). The highest resistance rates were found for itraconazole (24.8%), voriconazole (18.3%), and fluconazole (15.8%). Conclusion Candida glabrata infections have shown an increasing trend over the past 15 years, particularly among adult and elderly patients. Most isolates remain sensitive to echinocandins, although resistance to azoles is relatively high. These findings highlight the importance of continuous antifungal resistance surveillance to support appropriate therapeutic decision-making in clinical practice.
Keywords: Candida glabrata, clinical specimen, antifungal susceptibility, resistance
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Rafi Ahmad Dani - Nama Orang
Robiatul Adawiyah - Nama Orang - No. Panggil
-
S25151fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xvii, 65 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S25151fk | S25151fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi