Skripsi

Beetroot Extract’s Effect on Preventing Liver Injury after Dextran Sulfate Sodium Administration in BALB/c Mice: Study on Liver Function Test = Efek Ekstrak Buah Bit dalam Mencegah Kerusakan Hati pada Mencit Balb/c setelah Pemberian Dextran Sulfate Sodium: Studi Tes Fungsi Hati.

Introduction Barriers on the gut is crucial for maintaining health. If the barriers are disrupted, inflammation may occur, further weakening the protection and disturbing the gut bacteria. An example is in ulcerative colitis, where the protection layer is stripped away and dysbiosis occurs. Due to gut-liver axis, transport of injurious materials to the liver can happen which causes liver damage. This study explores this phenomenon by using dextran sulfate sodium (DSS) to induce inflammation of the gut and beetroot extract as a protective agent to the liver. Method Twenty-four male Balb/c mice is used in this study. The mice are divided into four groups, which are Group A (normal group), B (DSS and no extract), C (DSS and 250 mg/kg beetroot extract), and D (DSS and 500 mg/kg beetroot extract) and treated according to the group for 14 days. Group B, C, D underwent 2 cycles of DSS with interval of 7 days. Serum ALT and AST are analyzed using spectrophotometry. Results After administration of DSS, ALT and AST in mice is found to be increased. Group B has the highest ALT and AST levels. While mice that have been given 250 mg/kg, not 500 mg/kg, of beetroot extract shows the lowest ALT and AST levels, and significant in ALT decrease (p=0.0418). Conclusion Beetroot extract has some potential in alleviation of liver injury that occurs after DSS administration, shown by decrease of ALT and AST.
Keywords: ALT and AST , Beta vulgaris, dextran sulfate sodium, gut-liver axis, liver injury


Latar Belakang Lapisan barrier pada usus penting untuk menjaga kesehatan. Jika lapisan terganggu, inflamasi dapat terjadi dan melemahkan proteksi dan mengganggu bakteri usus. Contohnya pada kolitis, dimana lapisan luruh dan dysbiosis terjadi. Dengan adanya gutliver axis, perpindahan zat berbahaya ke liver dapat terjadi dan menyebabkan kerusakan liver. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena ini dengan menggunakan dextran sulfate sodium (DSS) untuk memicu inflamasi usus dan ekstrak buah bit digunakan sebagai pelindung hati. Metode Mencit Balb/c Jantan 24 ekor digunakan dalam penelitian. Mencit dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu Kelompok A (kelompok normal), B (DSS, tanpa ekstrak), C (DSS dan 250 mg/kg ekstrak bit), dan D (DSS dan 500 mg/kg ekstrak bit) dan diperlakukan sesuai grup selama 14 hari. Kelompok B, C, D menjalani 2 siklus DSS dengan interval 7 hari. Analisis ALT dan AST serum dilaksanakan dengan spectrophotometry. Hasil Setelah pemberian DSS, ALT dan AST pada mencit naik. Kelompok B memiliki kenaikan ALT dan AST yang paling tinggi. Sementara mencit dengan perlakuan ekstrak bit 250 mg/kg, bukan 500 mg/kg, memiliki kadar ALT dan AST terendah, serta hasil signifikan menurunkan ALT (p=0.0418). Kesimpulan Ekstrak buah bit memiliki potensi untuk mencegah kerusakan hati yang terjadi setelah pemberian DSS, yaitu dengan menurunkan ALT dan AST.
Kata Kunci: ALT dan AST , Beta vulgaris, dextran sulfate sodium, gut-liver axis, kerusakan liver

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2024
Pengarang

Salwaa Malik Dhien Rianto - Nama Orang
Adisti Dwijayanthi - Nama Orang

No. Panggil
S24192fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 KKI.,
Deskripsi Fisik
xiv, 60 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
English
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S24192fkS24192fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Beetroot Extract’s Effect on Preventing Liver Injury after Dextran Sulfate Sodium Administration in BALB/c Mice: Study on Liver Function Test = Efek Ekstrak Buah Bit dalam Mencegah Kerusakan Hati pada Mencit Balb/c setelah Pemberian Dextran Sulfate Sodium: Studi Tes Fungsi Hati.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.