Skripsi

Correlation of Cardiopulmonary Bypass Duration with Early Extubation Success Following Coronary Artery Bypass Graft Surgery at RS Jantung Harapan Kita.

Introduction Coronary artery disease (CAD) presents a significant health burden globally, with Indonesia experiencing a notable rise in its prevalence. This increase necessitates a closer examination of treatment strategies, including the utilization of cardiopulmonary bypass (CPB) during cardiac surgery. While CPB is instrumental in creating a bloodless environment and facilitating surgical procedures, it is associated with complications such as acute respiratory distress syndrome (ARDS) and prolonged mechanical ventilation. This study outlines the imperative to investigate the relationship between CPB duration and early extubation in adult patients undergoing cardiac surgery, particularly at RS Jantung Harapan Kita Jakarta, a referral hospital for advanced cardiovascular cases. Method The research is a analytic in retrospective cohort that use medical records (secondary data) from coronary artery bypass graft surgery patient that undergo CPB at RS Jantung Harapan Kita to obtain the duration of CPB and successful extubation. Result The multivariate analysis revealed a crude multivariate p-value of 0.021 and an adjusted multivariate p-value of 0.016, indicating a significant result (p < 0.05), indicating that longer CPB duration leads to longer ventilation duration, particularly in patients with COPD, who also have higher rates of unsuccessful extubation. Conclusion There is no significant association between CPB duration ( ≤ 90 minutes vs. > 90 minutes) and successful early extubation ( ≤ 12 hours) in the bivariate analysis. Confounding variables such as age, sex, BMI, and use of packed red blood cells also did not show significant associations with successful early extubation.
Keywords: Cardiopulmonary Bypass, CPB duration, Coronary artery bypass graft surgery, Successful extubation.


Latar Belakang Penyakit arteri koroner (CAD) mewakili beban kesehatan yang signifikan secara global, dengan Indonesia mengalami peningkatan yang luar biasa dalam prevalensi. Peningkatan ini membutuhkan pemeriksaan lebih dekat tentang strategi pengobatan, termasuk penggunaan bypass kardiopulmoner (CPB) selama operasi jantung. Sementara CPB sangat penting dalam menciptakan lingkungan tanpa darah dan memfasilitasi prosedur bedah, itu terkait dengan komplikasi seperti sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) dan penggunaan ekstubasi yang berkepanjangan. Studi ini menguraikan pentingnya untuk menyelidiki hubungan antara durasi CPB dan extubasi dini pada pasien dewasa yang menjalani operasi jantung, khususnya di RS Jantung Harapan Kita Jakarta, rumah sakit rujukan untuk kasus kardiovaskular lanjut. Metode Penelitian ini adalah analisis dalam kohort retrospektif yang menggunakan catatan medis (data sekunder) dari pasien bedah jantung koroner yang menjalani CPB di RS Jantung Harapan Kita untuk mendapatkan durasi CPB dan ekstubasi. Hasil Analisis multivariat menunjukkan nilai p multivariat sebesar 0,021 dan nilai p multivariat yang disesuaikan sebesar 0,016, yang menunjukkan hasil yang signifikan (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa durasi CPB yang lebih lama menyebabkan durasi ventilasi yang lebih lama, terutama pada pasien PPOK, yang juga memiliki tingkat kegagalan ekstubasi yang lebih tinggi. Kesimpulan Tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi CPB ( ≤ 90 menit vs > 90 menit) dan keberhasilan ekstubasi dini ( ≤ 12 jam) pada analisis bivariat. Variabel perancu seperti usia, jenis kelamin, BMI, dan penggunaan sel darah merah juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keberhasilan ekstubasi dini.
Kata Kunci: Cardiopulmonary Bypass, Durasi CPB, Coronary Artery Bypass Graft Surgery, Ekstubasi sukses.

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2024
Pengarang

Najwa Dewi Tanara - Nama Orang
Rita Sahara - Nama Orang

No. Panggil
S24190fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 KKI.,
Deskripsi Fisik
xiv, 33 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
English
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S24190fkS24190fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Correlation of Cardiopulmonary Bypass Duration with Early Extubation Success Following Coronary Artery Bypass Graft Surgery at RS Jantung Harapan Kita.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.