Tesis
Akurasi Diagnostik Parameter CT Abdomen Multifase Dalam Menegakkan Status Keganasan Pada Massa Adrenal Indeterminate yang Hiperatenuasi: Telaah Sistematis Dan Meta-Analisis = Diagnostic Accuracy of Multiphase Abdominal CT In Differentiating Malignancy In Hyperattenuating Adrenal Mass: Systematic Review and Meta-analysis.
Latar Belakang: Nodul adrenal indeterminate yang hiperatenuasi dengan nilai HU prekontras > 10 HU dapat memiliki rentang diagnosis banding dari lesi jinak hingga ganas. Menentukan status keganasan pada temuan lesi adrenal adalah hal yang krusial. CT-scan digunakan untuk membantu mengakarterisasi nodul dengan beberapa paremeter kuantitatif yang umum digunakan seperti ukuran, atenuasi pre-kontras, laju pertumbuhan, wash-in, dan wash-out. Akan tetapi, penilaian parameter tersbeut untuk nodul hiperatenuasi masih inkonsisten sehingga perlu dilakukan telaah sistematis dan metaanalisis untuk mengetahui rangkuman akurasi hasil-hasil penelitian yang sudah dilakukan. Metode: Pencarian sistematis dilakukan untuk mengidentifikasi studi dapat dinilai akurasinya pada populasi noudl adrenal hiepratenuasi dengan referensi baku patologi dan klinis. Pencarian dilakukan pada Agustus 2025 melalui data dasar Pubmed, Embase, Cochrane, daftar pustaka dari artikel terpilih, dan grey literature tanpa dibatasi tahun publikasi. Temuan utama yang diekstraksi dari tiap studi adalah jumlah positif benar, positif palsu, negatif benar, negatif palsu untuk mendapatkan nilai akurasi masing-masing parameter. Penilaian kualitas metodologi dan kualitas bukti studi dilakukan menggunakan QUADAS-2 dan GRADE. Hasil: Didapatkan 38 studi yang menilai parameter CT abdomen, dengan 13 studi parameter ukuran, 20 studi atenuasi pre-kontras, 2 studi laju pertumbuhan, 2 studi washin, 17 studi wash-out APW, dan 19 studi wash-out RPW. Pada analisis didapatkan akurasi gabungan yang dengan kualitas bukti tinggi pada atenuasi pre-kontras 20 HU, kualitas bukti sedang pada ukuran 3 cm, RPW 40% 15 menit, dan kualitas bukti rendah pada laju pertumbuhan 2,7 mm/tahun, 6 mm/tahun pada kelompok insidentaloma, wash-in RER 238%, RER 100%, dan mRPW 20% pada populasi riwayat keganasan hipervaskular. Kesimpulan: Akurasi gabungan parameter CT abdomen kuantitatif yang sering digunakan dalam penilaian nodul adrenal hiperatenuasi memiliki kualitas bukti rendah hingga tinggi. Diperlukan studi validasi eksternal terutama untuk parameter laju pertumbuhan, wash-in dan wash-out.
Kata Kunci: Nodul adrenal hiperatenuasi, Ukuran, Atenuasi pre-kontras, Laju pertumbuhan, Wash-in, Wash-out, APW, RPW
Background: Hyperattenuated, indeterminate adrenal nodules with pre-contrast HU values greater than 10 HU may be diagnosed as either benign or malignant lesions. It is crucial to determine the malignancy status of adrenal lesions. Computed tomography (CT) scans are used to characterize nodules using several quantitative parameters, such as size, pre-contrast attenuation, growth rate, wash-in, and wash-out. However, assessment of these parameters for hyperattenuated nodules remains inconsistent. Thus, a systematic review and meta-analysis are necessary to summarize the accuracy of previous studies. Methods: A systematic search was conducted to identify studies that could be evaluated for their accuracy in assessing hyperattenuated adrenal nodules using standard pathological and clinical references. The search was conducted in August 2025 using PubMed, Embase, Cochrane, selected article bibliographies, and gray literature, with no restrictions on publication year. The main findings extracted from each study were the number of true positives, false positives, true negatives, and false negatives in order to obtain the accuracy value for each parameter. We assessed the methodological and evidence quality of the studies using QUADAS-2 and GRADE. Results: A total of 38 studies assessing abdominal CT parameters were identified. These studies included 13 on size parameters, 20 on pre-contrast attenuation, two on growth rate, two on wash-in, 17 on APW wash-out, and 19 on RPW wash-out. The analysis revealed the following: High-quality evidence for pre-contrast attenuation of 20 HU, moderate-quality evidence for size of 3 cm and RPW of 40% at 15 minutes, low-quality evidence for growth rate of 2.7 mm/year and 6 mm/year in the incidentaloma group, wash-in RER of 238% and 100% and mRPW of 20%. Conclusion: The combined accuracy of commonly used quantitative CT abdominal parameters in assessing hyperattenuated adrenal nodules has a quality of evidence ranging from low to high. Further validation studies are needed, particularly for growth rate, wash-in, and wash-out parameters.
Keywords: Hyperattenuated Adrenal Nodules, Size, Pre-Contrast Attenuation, Growth Rate, Wash-in, Wash-out, APW, RPW
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Hasna Afifah - Nama Orang
TRI Juli Edi Tarigan - Nama Orang
Sahat BRE Matondang - Nama Orang
Joedo Prihartono - Nama Orang - No. Panggil
-
T25518fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xiii, 121 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25518fk | T25518fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi