Skripsi

Pengaruh Ekstrak Kacang Kedelai terhadap Ekspresi Granzyme B pada Jaringan Kanker Payudara Tikus yang Diinduksi DMBA = The Effect of Soybean Extract on Granzyme B Expression in DMBAInduced Rat Breast Cancer Tissue.

Latar Belakang Mortalitas kanker payudara yang tinggi di Indonesia mendorong kebutuhan strategi kemoprevensi. Ekstrak kacang kedelai terbukti menurunkan insidensi tumor pada tikus induksi 7,12-Dimethylbenzanthracene (DMBA) dan meningkatkan limfosit T CD8+. Namun, kapasitas fungsional sitotoksiknya, direfleksikan oleh ekspresi Granzyme B (GZMB), belum diketahui. Penelitian ini bertujuan menganalisis Pengaruh ekstrak kedelai terhadap ekspresi GZMB pada jaringan kanker payudara tikus. Metode Penelitian eksperimental in vivo ini menggunakan desain post-test only. Tiga puluh tikus Sprague-Dawley dibagi lima kelompok: kontrol normal (KNo), kontrol negatif (KNe), dan tiga kelompok terapi ekstrak kedelai (250, 500, 1000 mg/kgBB). Jaringan tumor dianalisis menggunakan imunohistokimia untuk GZMB, dikuantifikasi dengan metode H-score, dan diuji statistik dengan One-Way ANOVA. Hasil Terdapat perbedaan rerata H-score GZMB yang sangat signifikan antarkelompok (p < 0,0001). Kelompok KNe menunjukkan ekspresi GZMB tertinggi (115,39 ± 27,48), meningkat signifikan (p < 0,0001) dibanding KNo (4,36 ± 2,91). Semua dosis ekstrak kedelai secara signifikan menurunkan ekspresi GZMB dibandingkan KNe (p < 0,0001). Namun, ekspresi GZMB pada dosis 1000 mg/kgBB (45,65 ± 8,97) signifikan lebih tinggi dibanding dosis 250 dan 500 mg/kgBB. Kesimpulan Pemberian ekstrak kacang kedelai signifikan menurunkan ekspresi GZMB pada jaringan kanker payudara tikus. Terdapat efek non-linear dependen dosis. Dosis tertinggi (1000 mg/kgBB) paling efektif menurunkan insidensi tumor tetapi menunjukkan ekspresi GZMB lebih tinggi dibanding dosis lainnya. Hal ini mengindikasikan adanya mekanisme imunomodulator yang kompleks.
Kata Kunci: Ekstrak kedelai, imunomodulasi, isoflavon, kemoprevensi, sitotoksisitas


Introduction The high mortality of breast cancer in Indonesia drives the need for chemoprevention strategies. Soybean extract has been proven to reduce tumor incidence in 7,12- Dimethylbenzanthracene (DMBA)-induced rats and increase CD8+ T lymphocytes. However, its functional cytotoxic capacity, reflected by Granzyme B (GZMB) expression, is still unknown. This study aims to analyze the effect of soybean extract on GZMB expression in rat breast cancer tissue. Method This in vivo experimental study utilized a post-test-only design. Thirty Sprague-Dawley rats were divided into five groups: normal control (KNo), negative control (KNe), and three soybean extract groups (250, 500, and 1000 mg/kgBW). Tumor tissues were analyzed using immunohistochemistry for GZMB, quantified with the H-score method, and statistically tested using One-Way ANOVA. Results A highly significant difference in the mean GZMB H-score was found between groups (p < 0.0001). The KNe group showed the highest GZMB expression (115.39 ± 27.48), a significant increase (p < 0.0001) compared to the KNo group (4.36 ± 2.91). All doses of soybean extract significantly decreased GZMB expression compared to the KNe group (p

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Javier Hugo Farrell Adhika - Nama Orang
Kusmardi - Nama Orang

No. Panggil
S25111fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler.,
Deskripsi Fisik
xv, 86 hlm. ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S25111fkS25111fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Pengaruh Ekstrak Kacang Kedelai terhadap Ekspresi Granzyme B pada Jaringan Kanker Payudara Tikus yang Diinduksi DMBA = The Effect of Soybean Extract on Granzyme B Expression in DMBAInduced Rat Breast Cancer Tissue.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.