Tesis
Pengaruh Pemberian Suplementasi Vitamin D3 Terhadap Perubahan Massa Otot pada Lansia dengan Kekurangan Vitamin D di Panti Werdha : Uji Acak Terkendali Tersamar Ganda = The Effect of Vitamin D3 Supplementation on Muscle Mass of Elderly People with Vitamin D Deficiency in Nursing Homes: Randomized Controlled Trial-Double Blind.
Latar Belakang : Di Indonesia 1 dari 4 lansia mengalami sakit dan penuaan sendiri merupakan fenomena kompleks yang menimbulkan efek merugikan pada homeostasis jaringan terutama pada otot rangka yakni gangguan fungsional dan kehilangan massa otot. Defisiensi vitamin D yang terjadi pada lansia sering dikaitkan dengan adanya penurunan massa dan kemampuan otot, dikarenakan defisiensi vitamin D akan mempengaruhi Vitamin D Reseptor (VDR) yang terletak terutama pada serat otot sehingga kecukupan vitamin D diharapkan dapat meningkatkan kekuatan otot dan koordinasi. Pemberian vitamin D3 untuk meningkatkan massa dan kemampuan otot serta menurunkan massa lemak pada lansia pun menemui pro dan kontra, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian pemberian vitamin D3 dengan memperhatikan asupan nutrisi dan keseragaman subjek penelitian. Metode : Penelitian ini menggunakan metode Uji acak terkendali tersamar ganda, menggunakan 52 subjek penelitian lansia di Panti sosial tresna werdha budi mulia I, akan dilakukan seleksi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan oleh peneliti. Subjek penelitian yang memenuhi kriteria akan dilakukan pemeriksaan vitamin d Kadar 25(OH)D serum diperiksa menggunakan metode Chemiluminescent Immunoassay (CLIA), pemeriksaan massa otot, massa lemak menggunakan alat BIA dan kekuatan genggaman dengan Handgrip, baik sebelum maupun sesudah penelitian dilakukan. Selama penelitian subjek akan dibagi dalam dua kelompok secara random menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Kelompok kontrol akan diberi placebo sedangkan kelompok perlakuan akan diberi vitamin D3 4000ui, yang diminum sehari satu kali selama 8 minggu berturut-turut. Hasil : Subjek penelitian untuk analisis data sebanyak 63 subjek, sesuai dengan kriteria inklusi,eksklusi dan drop out yang telah ditetapkan oleh peneliti. Data yang diperoleh terdapat perubahan yang signifikan pada massa otot seluruh tubuh pada kelompok perlakuan (p 0,029), dengan delta 0,1% hal ini didukung dengan perhitungan Appendicular Sceletal Muscle Index (ASMI) dimana pada kelompok perlakuan terdapat peningkatan yang signifikan dan dipengaruhi oleh pemberian suplementasi vitamin D3. Pada otot tungkai kelompok perlakuan terjadi penurunan massa otot yang lebih sedikit dibanding kelompok kontrol(p < 0,045) yang secara signifikan dipengaruhi oleh pemberian suplementasi vitamin D3, hal ini dapat disebabkan karena adanya perbedaan persebaran tipe otot pada tubuh, dimana otot tipe 1 yang memiliki mitokondria dan myoglobin lebih banyak mendominasi otot rangka pada tungkai bawah sehingga dapat mempengaruhi ekspresi VDR. Massa lemak tidak mengalami perubahan yang signifikan, sedangkan pada kekuatan genggaman pada kelompok perlakuan terdapat peningkatan yang signifikan p < 0,0001. Kesimpulan : Pemberian suplementasi vitamin D3 memberikan pengaruh pada peningkatan massa otot lansia di panti werdha terutama pada otot ekstremitas atas dan bawah.
Background: In Indonesia, 1 in 4 elderly people experience illness and aging itself is a complex phenomenon that has detrimental effects on tissue homeostasis, especially in skeletal muscle, namely functional disorders and loss of muscle mass. Vitamin D deficiency that occurs in the elderly is often associated with a decrease in muscle mass and ability, because vitamin D deficiency will affect the Vitamin D Receptor (VDR) which is located mainly in muscle fibers so that sufficient vitamin D is expected to increase muscle strength and coordination. Giving vitamin D3 to increase muscle mass and capacity and reduce fat mass in the elderly also has pros and cons, therefore it is necessary to carry out research on the administration of vitamin D3 by paying attention to nutritional intake and uniformity of research subjects. Method: This research uses a double-blind randomized controlled trial method, using 52 elderly research subjects at the Tresna Werdha Budi Mulia I Social Home, selection will be carried out according to the inclusion and exclusion criteria determined by the researcher. Research subjects who meet the criteria will be tested for vitamin d. Serum 25(OH)D levels will be checked using the Chemiluminescent Immunoassay (CLIA) method, muscle mass, fat mass will be checked using the BIA tool and grip strength with a Handgrip, both before and after the research is carried out. During the research, subjects will be randomly divided into two groups, namely control and treatment groups. The control group will be given a placebo while the treatment group will be given vitamin D3 4000ui, which is taken once a day for 8 consecutive weeks. Results: The research subjects for data analysis were 63 subjects, in accordance with the inclusion, exclusion and drop out criteria set by the researcher. The data obtained showed a significant change in whole body muscle mass in the treatment group (p 0.029), with a delta of 0.1%. This was supported by the calculation of the Appendicular Sceletal Muscle Index (ASMI) where in the treatment group there was a significant increase and was influenced by the administration vitamin D3 supplementation. In the leg muscles of the treatment group, there was a decrease in muscle mass that was less than that of the control group (p < 0.045), which was significantly influenced by vitamin D3 supplementation. This could be due to differences in the distribution of muscle types in the body, where type 1 muscles have mitochondria. and myoglobin predominates in skeletal muscles in the lower limbs so that it can influence VDR expression. Fat mass did not experience a significant change, while grip strength in the treatment group had a significant increase, p < 0.0001. Conclusion: Vitamin D3 supplementation has an effect on increasing the muscle mass of elderly people in nursing homes, especially in the muscles of the upper and lower extremities.
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2024
- Pengarang
-
Prajna Adhityarani - Nama Orang
Diana Sunardi - Nama Orang
Esthika Dewiasty - Nama Orang - No. Panggil
-
T24654fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Studi Magister Ilmu Gizi., 2024
- Deskripsi Fisik
-
xv, 83 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
T24
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T24654fk | T24654fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi