Skripsi

Gambaran Klinis, Tata Laksana, serta Luaran Sindrom Guillain-Barré Dewasa di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo Periode 2021 -2024 = Clinical Variants, Therapy, and Outcome of Adult Guillain-Barré Syndrome Patients at Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo Period 2021-2024.

Latar Belakang Sindrom Guillain-Barré (SGB) adalah penyakit polineuropati akut akibat reaksi autoimun yang dapat menyebabkan kelumpuhan progresif. Data mengenai gambaran klinis, tata laksana, dan luaran pasien SGB di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai gambaran klinis, tata laksana, dan luaran pasien SGB di RSUPN-CM. Metode Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan desain potong lintang yang bersumber pada data registri dan rekam medis pasien SGB dewasa yang dirawat di RSUPN-CM. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Hasil Penelitian ini melibatkan 96 pasien SGB dewasa. Proporsi laki-laki lebih banyak (54,2%) dengan kelompok usia terbanyak adalah 18-40 tahun (45,8%). Gambaran klinis SGB terbanyak adalah SGB klasik (63,5%) dan varian terbanyak adalah Acute Inflammatory Demyelinating Polyneuropathy/AIDP (28,1%). Terapi definitif terbanyak adalah plasmaferesis (58,3%). Komplikasi terbanyak yang ditemukan adalah pneumonia (65,9%). Sebagian besar pasien menunjukkan luaran klinis yang baik berdasarkan skor Erasmus GBS Outcome Score (EGOS). Tata laksana utama SGB dengan luaran klinis yang paling baik adalah IVIg (70,6%). Kesimpulan Pasien SGB di RSUPN-CM periode 2021 -2024 didominasi oleh laki-laki usia produktif dengan varian AIDP. Tata laksana terbanyak yang digunakan adalah plasmaferesis dengan mayoritas luaran klinis baik.
Kata Kunci: AIDP, anteseden, EGOS, plasmaferesis, Sindrom Guillain-Barré


Introduction Guillain-Barré Syndrome (GBS) is an acute polyneuropathy disease caused by an autoimmune reaction that can lead to progressive paralysis. Data on the clinical variants, therapy, and outcome of GBS patients in Indonesia remain limited. This study aims to describe the clinical variants, therapy, and outcome of GBS patients treated at RSUPNCM. Method This study is a descriptive observational cross-sectional study using registry and medical record data of adult GBS patients hospitalized at RSUPN-CM. Sampling was conducted using a total sampling method. Results This study involved 96 adult GBS patients. Males were more prevalent (54.2%), with the most common age group being 18–40 years (45.8%). The most frequent clinical variant was classic GBS (63.5%), and the most common electrophysiological variant was AIDP (28.1%). The most frequently used definitive therapy was plasmapheresis (58.3%). The most common complication was pneumonia (65.9%). Most patients demonstrated favorable clinical outcomes based on the Erasmus GBS Outcome Score (EGOS). The primary management associated with the most favorable clinical outcomes was IVIg (70.6%). Conclusion Adult GBS patients at RSUPN-CM during 2021 –2024 were predominantly male in the productive age group, with AIDP as the most common electrophysiological variant. Plasmapheresis was the most widely used therapy, and the majority of patients showed favorable clinical outcomes.
Keywords: AIDP, antecedent, EGOS, Guillain-Barré Syndrome, plasmapheresis

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Abdul Hakim Firdaus - Nama Orang
Winnugroho Wiratman - Nama Orang

No. Panggil
S25074fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler.,
Deskripsi Fisik
xv, 73 hlm. ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S25074fkS25074fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Gambaran Klinis, Tata Laksana, serta Luaran Sindrom Guillain-Barré Dewasa di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo Periode 2021 -2024 = Clinical Variants, Therapy, and Outcome of Adult Guillain-Barré Syndrome Patients at Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo Period 2021-2024.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.