Tesis

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Waktu Pulih Sadar Pada Pasien Pediatrik Yang Menjalani Anestesi Umum Di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo = Factors Affecting Time of Emergence in Pediatric Patients Undergoing General Anesthesia at Dr. Cipto Mangunkusumo National General Hospital.

Pendahuluan: Keterlambatan pulih sadar pasca anestesi umum pada pasien pediatrik merupakan masalah klinis yang dapat meningkatkan risiko gangguan respirasi, hemodinamik, dan morbiditas pascaoperasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi waktu pulih sadar pada pasien pediatrik yang menjalani anestesi umum di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort prospektif terhadap 310 pasien pediatrik berusia 0–18 tahun dengan status fisik ASA I–III yang menjalani anestesi umum pada periode Agustus–September 2025. Data dikumpulkan secara consecutive sampling, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik multivariat untuk menentukan faktor yang berpengaruh terhadap waktu pulih sadar (< 30 menit atau ≥ 30 menit). Hasil: Sebagian besar pasien memiliki waktu pulih sadar < 30 menit (median 15 menit). Analisis multivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin laki-laki, hipotermia akhir operasi, dan hipotensi intraoperatif berhubungan bermakna dengan keterlambatan pulih sadar (p < 0,05). Kesimpulan: Jenis kelamin, suhu tubuh akhir operasi, dan tekanan darah intraoperatif berpengaruh signifikan terhadap waktu pulih sadar pada pasien pediatrik pasca anestesi umum. Pemantauan suhu dan hemodinamik ketat diperlukan untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan keselamatan pasien.
Kata kunci: anestesi umum, pediatrik, waktu pulih sadar, hipotermia, tekanan darah, jenis kelamin


Introduction: Delayed emergence from general anesthesia in pediatric patients is a clinical concern that may increase the risk of respiratory and hemodynamic disturbances as well as postoperative morbidity. This study aimed to analyze factors influencing the time of emergence in pediatric patients undergoing general anesthesia at Dr. Cipto Mangunkusumo National General Hospital. Methods: This prospective cohort study included 310 pediatric patients aged 0–18 years with ASA physical status I–III who underwent general anesthesia between August and September 2025. Data were collected using consecutive sampling and analyzed using Chi-square and multivariate logistic regression to identify factors associated with emergence time (< 30 minutes or ≥ 30 minutes). Results: Most patients regained consciousness within 30 minutes (median 15 minutes). Multivariate analysis demonstrated that male gender, intraoperative hypothermia, and perioperative hypotension were significantly associated with delayed emergence (p < 0.05). Conclusion: Gender, end-of-surgery body temperature, and perioperative blood pressure significantly influence emergence time in pediatric patients after general anesthesia. Strict monitoring of temperature and hemodynamic parameters is essential to promote faster recovery and enhance patient safety.
Keywords: general anesthesia, pediatric, emergence time, hypothermia, blood pressure, gender

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Riandino Suryo Rahmanto - Nama Orang
Raihanita Zahra - Nama Orang
Andi Ade Wijaya Ramlan - Nama Orang

No. Panggil
T25502fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Program Studi Ilmu Anestesiologi dan Terapi Intensif.,
Deskripsi Fisik
xviii, 90 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
T25
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T25502fkT25502fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Waktu Pulih Sadar Pada Pasien Pediatrik Yang Menjalani Anestesi Umum Di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo = Factors Affecting Time of Emergence in Pediatric Patients Undergoing General Anesthesia at Dr. Cipto Mangunkusumo National General Hospital.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.