Skripsi
Prevalensi Insomnia pada Pasien Kanker Paru dan Faktor-faktor yang Memengaruhi di Rumah Sakit Persahabatan = Prevalence of Insomnia and Its Associated Factors among Lung Cancer Patients at Persahabatan Hospital.
Latar Belakang Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang sering dialami pasien kanker paru dan dapat memengaruhi kualitas hidup. Namun, data mengenai prevalensi serta faktor yang berhubungan dengan insomnia pada pasien kanker paru di Indonesia masih terbatas. Metode Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan sampel diambil secara berturutturut pada 82 pasien kanker paru di RS Persahabatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner Insomnia Severity Index (ISI). Analisis dilakukan secara univariat untuk menggambarkan prevalensi insomnia dan bivariat dengan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact Test untuk menilai hubungan antara karakteristik sosiodemografis, klinis, serta kelompok pengobatan dengan kejadian insomnia. Hasil Dari 82 responden, sebanyak 32 pasien (39,0%) mengalami insomnia (ambang batas, sedang, atau berat). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara insomnia dengan usia (p=1,000), jenis kelamin (p=0,406), indeks massa tubuh (p=0,557), riwayat merokok (p=0,539), pendidikan (p=0,188), status pernikahan (p=0,557), komorbiditas (p=0,685), maupun kelompok pengobatan (p=0,356). Prevalensi insomnia pada pasien yang menjalani kemoterapi dan terapi target masing-masing sebesar 37,5% dan 40,5%. Analisis Odds Ratio (OR) dan Confidence Interval (CI) menunjukkan tidak ada variabel yang konsisten meningkatkan risiko insomnia, sementara hubungan signifikan ditemukan antara jenis kelamin dan jenis pengobatan (p=0,048). Kesimpulan Prevalensi insomnia pada pasien kanker paru di RS Persahabatan cukup tinggi, yaitu 39%. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara faktor sosiodemografis maupun klinis dengan insomnia. Temuan ini menunjukkan bahwa distribusi karakteristik responden yang relatif seragam serta faktor lain di luar karakteristik dasar pasien kemungkinan turut berperan, sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan yang mengeksplorasi aspek psikologis dan klinis yang lebih luas.
Kata Kunci: insomnia, kanker paru, kualitas tidur, sosiodemografi, terapi target, kemoterapi
Introduction Insomnia is a common sleep disorder among lung cancer patients and may impair quality of life. However, data on its prevalence and related factors in Indonesian lung cancer patients remain limited. Method A cross-sectional study with consecutive sampling was conducted on 82 lung cancer patients at Persahabatan Hospital. Data were collected using the Insomnia Severity Index (ISI) questionnaire. Univariate analysis was performed to determine prevalence, while bivariate analysis using Chi-Square or Fisher’s Exact Test assessed associations between sociodemographic, clinical characteristics, treatment groups, and insomnia. Results Among 82 respondents, 32 patients (39.0%) experienced insomnia (subthreshold, moderate, or severe). The analysis showed no significant association between insomnia and age (p=1.000), sex (p=0.406), body mass index (p=0.557), smoking history (p=0.539), education (p=0.188), marital status (p=0.557), comorbidity (p=0.685), or treatment group (p=0.356). Insomnia prevalence was 37.5% in chemotherapy and 40.5% in targeted therapy patients. The Odds Ratio (OR) and Confidence Interval (CI) analysis indicated that none of the variables consistently increased the risk of insomnia, while a significant relationship was found between sex and type of treatment (p=0.048). Conclusion The prevalence of insomnia among lung cancer patients at Persahabatan Hospital was relatively high (39%). No significant associations were found between sociodemographic or clinical factors and insomnia. These findings suggest that the relatively homogeneous distribution of respondent characteristics, as well as other factors beyond basic patient characteristics, may play a role. Further studies are needed to explore broader psychological and clinical aspects that may influence insomnia in lung cancer patients.
Keywords: insomnia, lung cancer, sleep quality, sociodemographic, targeted therapy, chemotherapy
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Callista Gretchen Debora Silitonga - Nama Orang
Andika Chandra Putra - Nama Orang - No. Panggil
-
S25045fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xvi, 67 hlm., ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S25045fk | S25045fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi