Tesis
Hubungan Defek Mandibula Yang Melibatkan Kondilus Terhadap Kualitas Hidup Pasien Pascarekonstruksi Mandibula Menggunakan Free Fibular Flap = The Association Between Mandibular Defects Involving the Condyle and Quality of Life in Patients Undergoing Mandibular Reconstruction Using a Free Fibular Flap.
Pendahuluan : Defek mandibula menyebabkan gangguan fungsi penting seperti mengunyah, menelan, dan berbicara, yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Rekonstruksi dengan free fibular flap merupakan standar emas untuk defek mandibula. Namun, studi yang menganalisis pengaruh keterlibatan kondilus terhadap luaran pascaoperasi masih terbatas, khususnya di Indonesia. Metode: Penelitian pendahuluan ini menggunakan desain kohort retrospektif, menganalisis pasien yang menjalani rekonstruksi mandibula dengan free fibular flap di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo pada tahun 2023–2024. Pasien dikelompokkan berdasarkan ada atau tidaknya keterlibatan kondilus dalam defek mandibula. Free fibular flap dilakukan dengan panduan cetak 3D, pada bagian paling kranial flap tulang difiksasi dengan benang polypropylene ukuran 0 ke fossa glenoid. Luaran fungsional dinilai menggunakan kuesioner EORTC QLQ-H&N35. Data klinis dan demografis dikumpulkan untuk menggambarkan karakteristik populasi penelitian. Hasil: Sebagian besar subjek adalah perempuan (68,4%) dan etiologi tersering adalah tumor (89,5%). Penilaian dilakukan 6 bulan pascaoperasi. Secara umum, kedua kelompok menunjukkan kualitas hidup yang baik (rerata skor < 60). Kelompok dengan keterlibatan kondilus cenderung memiliki skor fungsi menelan lebih baik dibandingkan kelompok yang tidak melibatkan kondilus (4,17 vs 8,33), untuk fungsi bicara (11,11 vs 22,22), dan makan (12,50 vs 33,33), semuanya lebih baik dibandingkan kelompok tanpa keterlibatan kondilus, meskipun seluruh perbedaan tidak bermakna secara statistik (p > 0,05). Skor kualitas hidup menyeluruh juga menunjukkan pola serupa (43,7 ± 11,9 vs 52,11 ± 13,9; p = 0,176). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna fungsi makan, menelan, berbicara dan kualitas hidup secara keseluruhan pada pasien pascarekonstruksi mandibula dengan free fibular flap yang melibatkan kondilus dibandingkan dengan defek yang tidak melibatkan kondilus.
Kata Kunci: Rekonstruksi Mandibula, Free Fibular Flap, Kondilus, EORTC QLQ-H&N35
Introduction: Mandibular defects impair essential functions such as chewing, swallowing, and speaking, leading to a decline in quality of life. Reconstruction using a free fibular flap is the gold standard for mandibular defects. However, studies evaluating the impact of condylar involvement on postoperative outcomes remain limited, particularly in Indonesia. Methods: This preliminary study employed a retrospective cohort design, analyzing patients who underwent mandibular reconstruction with a free fibular flap at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo between 2023 and 2024. Patients were grouped based on the presence or absence of condylar involvement in the mandibular defect. The free fibular flap was performed with 3D-printing guidance, and the most cranial portion of the bone flap was fixed to the glenoid fossa using 0 in size ofpolypropylene sutures. Functional outcomes were assessed using the EORTC QLQ-H&N35 questionnaire. Clinical and demographic data were collected to describe the study population. Results: Most subjects were female (68.4%), and tumors were the most common etiology (89.5%). Assessments were performed after 6 months postoperatively. Overall, both groups demonstrated good quality of life (mean scores < 60). The condyle-involved group tended to have lower scores for swallowing (4.17 vs. 8.33), speech (11.11 vs. 22.22), and eating (12.50 vs. 33.33) compared with the non-condyle group, although none of these differences reached statistical significance (p > 0.05). Overall quality-of-life scores showed a similar pattern (43.7 ± 11.9 vs. 52.11 ± 13.9; p = 0.176). Conclusion: There were no significant differences in eating, swallowing, speech, or overall quality-of-life outcomes between patients undergoing mandibular reconstruction with a free fibular flap involving the condyle and those with defects not involving the condyle.
Keywords: Mandibular Reconstruction, Free Fibular Flap, Condyle, EORTC QLQ-H&N35
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Muhammad Tafdhil Tardha - Nama Orang
Parintosa Atmodiwirjo - Nama Orang
Kristaninta Bangun - Nama Orang - No. Panggil
-
T25456fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Bedah Plastik., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xiv, 38 hlm., ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25456fk | T25456fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi