Tesis
Hubungan Derajat Iskemia (ABI) dan Keberhasilan Revaskularisasi dengan Penyembuhan Luka pada Pasien dengan Diabetic Foot Ulcer (DFU) dan Penyakit Arteri Perifer (PAP) di RSUPN Cipto Mangunkusumo = Correlation Between Ischemia Degree (ABI) and Technical Success with Wound Healing Among Patients with Diabetic Foot Ulcer and Peripheral Arterial Disease at Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital.
Diabetic Foot Ulcer (DFU) merupakan komplikasi kronis dari diabetes melitus (DM) yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan menjadi penyebab utama amputasi non-traumatik ekstremitas bawah. Salah satu faktor penting yang memengaruhi penyembuhan luka pada pasien DFU adalah derajat iskemia berdasarkan Ankle-Brachial Index (ABI) akibat penyakit arteri perifer (PAP) dan keberhasilan revaskularisasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh derajat iskemia terhadap penyembuhan luka serta faktor-faktor lain yang berperan pada pasien DFU dengan PAP yang menjalani tindakan revaskularisasi. Studi ini menggunakan desain kohort retrospektif yang dilaksanakan di RSUPN Cipto Mangunkusumo pada periode September hingga Oktober 2025 dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien DFU dengan PAP yang menjalani revaskularisasi, mencakup karakteristik demografis, komorbiditas, nilai ABI, serta luaran penyembuhan luka. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berusia rata-rata 60,0 ± 10,35 tahun dengan proporsi laki-laki 52,6%. Komorbiditas terbanyak meliputi hipertensi (51,3%), penyakit jantung koroner (32,9%), gangguan ginjal kronis (50%), dan riwayat merokok (53,9%). Sebanyak 50% pasien menunjukkan penyembuhan luka setelah tindakan revaskularisasi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap penyembuhan luka meliputi derajat infeksi luka (p = 0,041), keberhasilan teknis revaskularisasi (p = 0,00), penyakit jantung koroner (p = 0,03), dan derajat iskemia berdasarkan nilai ABI (p = 0,002). Dengan demikian, optimalisasi penanganan derajat iskemia, keberhasilan teknis tindakan, serta komorbiditas kardiovaskular diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan penyembuhan luka pada pasien DFU dengan PAP.
Kata kunci: Diabetic foot ulcer, penyakit arteri perifer, revaskularisasi, ankle-brachial index, penyembuhan luka.
Diabetic Foot Ulcer (DFU) is a chronic complication of diabetes mellitus (DM) that significantly affects patients’ quality of life and remains a leading cause of non-traumatic lower-extremity amputation. One of the key factors influencing wound healing in DFU patients is the degree of ischemia caused by Peripheral Arterial Disease (PAD), which can be assessed using the Ankle-Brachial Index (ABI) and technical success of revascularization. This study aimed to evaluate the effect of ischemia severity on wound healing and identify other contributing factors among DFU patients with PAD who underwent revascularization. A retrospective cohort study was conducted at Dr. Cipto Mangunkusumo National General Hospital from September to October 2025, using a purposive sampling technique. Data were obtained from medical records of DFU patients with PAD who underwent revascularization, including demographic characteristics, comorbidities, ABI values, and wound healing outcomes. The majority of patients were aged 60.0 ± 10.35 years, with 52.6% being male. The most common comorbidities were hypertension (51.3%), coronary heart disease (32.9%), chronic kidney disease (50%), and smoking history (53.9%). Wound healing was achieved in 50% of patients after revascularization. Significant factors influencing wound healing included wound infection grade (p = 0.041), technical success of revascularization (p = 0.00), coronary heart disease (p = 0.03), and ischemia severity based on ABI (p = 0.002). Therefore, optimizing ischemia management, procedural success, and cardiovascular comorbidities may improve wound healing outcomes in DFU patients with PAD.
Keywords: Diabetic foot ulcer, peripheral arterial disease, revascularization, ankle-brachial index, wound healing.
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Sari Febriana - Nama Orang
Akhmadu Muradi - Nama Orang
Dhanasari Vidiawati - Nama Orang - No. Panggil
-
T25443fk
- Penerbit
- Jakarta : Sp-2 Ilmu Bedah Vaskular dan Endovaskular., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xv, 41 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25443fk | T25443fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi