Tesis
Kesintasan Kanker Kelenjar Liur dan Faktor Klinikopatologi yang memengaruhinya di RS dr. Cipto Mangunkusumo Tahun 2019 – 2021 = Survival of Salivary Gland Cancer and Its Clinicopathological Factors at dr. Cipto Mangunkusumo Hospital in 2019 – 2021.
Kanker kelenjar liur (KKL) merupakan keganasan yang jarang terjadi namun memiliki karakteristik klinikopatologi yang kompleks dan beragam. Di Indonesia, khususnya di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), data terkait kesintasan KKL dan faktorfaktor yang memengaruhinya masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kesintasan 3 tahun pasien KKL di RSCM dan hubungan antara faktor klinikopatologi (jenis patologi, grading keganasan, lokasi tumor, stadium klinis, invasi perineural, invasi limfovaskular, serta terapi yang diterima) terhadap angka kesintasan tersebut. Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif menggunakan data pasien KKL yang terdaftar di RSCM tahun 2019–2021. Total 32 subjek memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis untuk menilai hubungan antara variabel klinikopatologi dengan kesintasan keseluruhan selama 3 tahun. Kesintasan keseluruhan 3 tahun pasien KKL di RSCM adalah 67,9%. Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara faktor-faktor klinikopatologi yang diteliti terhadap angka kesintasan 3 tahun. Namun, invasi limfovaskular menunjukkan nilai p paling mendekati signifikansi (p = 0,201; HR=3,24). Diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah subjek yang lebih besar dan desain multisenter untuk mendapat hasil yang lebih konklusif.
Kata kunci: kanker kelenjar liur, kesintasan, klinikopatologi, faktor prognostik, RSCM
Salivary gland cancer (SGC) is a rare malignancy but presents with complex and diverse clinicopathological characteristics. In Indonesia, particularly at the National Referral Hospital dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), data on SGC survival and its influencing factors remain very limited. This study aimed to determine the 3-year survival rate of SGC patients at RSCM and to evaluate the association between clinicopathological factors (histopathological type, tumor grading, tumor location, clinical stage, perineural invasion, lymphovascular invasion, and received therapy) and survival outcomes. This was a retrospective cohort study involving SGC patients registered at RSCM from 2019 to 2021. A total of 32 subjects met the inclusion criteria and were analyzed to assess the relationship between clinicopathological variables and 3-year overall survival. The 3-year overall survival rate of SGC patients at RSCM was 67.9%. No clinicopathological factors were found to be statistically significantly associated with 3-year survival. However, lymphovascular invasion showed the closest p-value to statistical significance (p = 0.201; HR = 3.24). Further studies with larger sample sizes and multicenter designs are needed to confirm these findings.
Key words: salivary gland cancer, survival, clinicopathology, prognostic factors, RSCM
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Adlina Karisyah - Nama Orang
Diani Kartini - Nama Orang
Marini Stephanie - Nama Orang - No. Panggil
-
T25437fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Studi Ilmu Bedah., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xiv, 63 hlm., ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25437fk | T25437fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi