Skripsi
Prevalensi neuropati pada pasien Multidrug-resistant Tuberculosis penerima regimen linezolid di Indonesia = Neuropathy Prevalence in Multidrug-resistant Tuberculosis Patients Receiving Linezolid in Indonesia.
Latar Belakang Tuberkulosis adalah masalah global dan saat ini TB-MDR menjadi masalah kesehatan publik yang berkaitan dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Linezolid sebagai salah satu terapi TB-MDR diketahui dapat menyebabkan neuropati akibat toksisitas mitokondria yang bersifat dose-dependent. Obat ini semakin sering diberikan pada pasien TB-MDR, sementara belum banyak penelitian yang membahas neuropati sehingga dibutuhkan penelitian untuk mengetahui prevalensi neuropati perifer dan optik serta profil keamanan linezolid pada pasien TB-MDR. Metode Penelitian bersifat observasional dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder dari laporan E-MESO BPOM RI sepanjang 2020-2024. Terdapat 3522 sampel yang dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact Test dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil Prevalensi neuropati perifer dan optik 6.5% dari seluruh laporan. Keparahan neuropati perifer saja sebagian besar derajat 1 (61%), neuropati optik saja derajat 4 (8.8%), neuropati perifer dan optik derajat 1 (54.8%) untuk perifer dan tersebar merata 1, 2, dan 3 (3.2%) untuk optik. Median awitan neuropati perifer dan optik secara umum 170 hari (7-582), perifer 146.5 hari (11 -488), optik 209 hari (7-582), perifer dan optik 202 hari (20-422). Eksplorasi usia, berat badan, dan riwayat DM berhubungan dengan kejadian neuropati perifer dan optik. Kesimpulan Neuropati perifer dan optik obat linezolid di Indonesia mencapai 6.5%. Derajat keparahan neuropati perifer cenderung lebih ringan dan optik lebih berat. Neuropati perifer dapat muncul lebih awal dibandingkan neuropati optik. Faktor predisposisi pasien dapat mempengaruhi kejadian efek samping neuropati perifer dan optik.
Kata Kunci: Awitan. Keparahan, Linezolid, Neuropati, Prevalensi, TB-MDR
Introduction Tuberculosis has been a global problem and MDR-TB is currently a public health issue associated with high morbidity and mortality. Linezolid, widely used in MDR-TB regimens, can cause neuropathy due to dose-dependent mitochondrial toxicity. Linezolid is increasingly prescribed to MDR-TB patients, while not many studies discussing neuropathy. Research is needed to estimate the prevalence, severity, and onset of side effects linezolid in MDR-TB patients. Method This is a cross-sectional observational study using secondary data obtained from Indonesian Food and Drug Authority (BPOM RI) drug side effect monitoring (E-MESO) report from 2020-2024. A total of 3522 samples were analyzed using descriptive statistical analysis and Chi-Square or Fisher's Exact Test (α=0.05). Results Prevalence of peripheral and/or optic neuropathy was 6.5%. Severity of peripheral neuropathy alone was mostly grade 1 (61%), optic neuropathy alone was grade 4 (8.8%), peripheral and optic neuropathy were grade 1 (54.8%) for peripheral neuropathy, and evenly distributed between grades 1 , 2, and 3 (3.2%) for optic neuropathy. Median onset of peripheral and optic neuropathy was 170 days (7-582), peripheral 146.5 days (11-488), optic 209 days (7-582), and peripheral and optic 202 days (20-422). Age, weight, and history of diabetes were explored in relation to the events of peripheral and optic neuropathy. Conclusion Prevalence of peripheral and optic neuropathy associated with linezolid in Indonesia reached 6.5%. Severity of peripheral neuropathy tends to be milder and occur earlier, whereas optic neuropathy more severe. Patients with predisposing factors may influence the event of peripheral and optic neuropathy side effects.
Keywords: Linezolid, MDR-TB, Neuropathy, Onset, Prevalence, Severity
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Vania Rahmasakina Dharma - Nama Orang
Instiaty - Nama Orang - No. Panggil
-
S25024fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xv, 87 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S25024fk | S25024fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi