Skripsi
Hubungan Durasi Duduk Harian serta Faktor Pencetus Lainnya dengan Intensitas Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja Universitas Indonesia = Examining The Correlation between Long–Term Sitting Duration and Other Factors Contributing to Intensity of Low Back Pain: A Study Among Workers at Universitas Indonesia.
Durasi duduk yang panjang seringkali dikaitkan dengan nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah adalah kondisi nyeri yang menjalar dari punggung bawah sampai ke atas bokong. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa nyeri punggung bawah merupakan penyakit multifaktor yang bisa disebabkan oleh banyak hal, namun belum ada penelitian yang membahas terkait hal tersebut, terutama dalam lingkup pekerja universitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi duduk pada staf pekerja UI serta faktor–faktor yang terkait. Penelitian ini adalah studi potong lintang dengan 152 orang staf pekerja di lingkungan UI (73 subjek laki-laki, 79 subjek perempuan). Tingkat intensitas nyeri punggung bawah diukur dengan kuesioner Oswestry Disability Index, tingkat aktivitas fisik diukur dengan kuesioner International Physical Activity Questionnaire Short–Form (IPAQ–SF), dan postur diukur dengan aplikasi Posture Screen. 98,7% pekerja mengalami intensitas nyeri punggung bawah ringan, dan 1,3% lainnya mengalami nyeri punggung bawah moderat. Terdapat korelasi signifikan pada durasi duduk harian, jenis pekerjaan, dan deviasi anterior kepala terhadap intensitas nyeri punggung bawah. Pada analisis regresi linier didapatkan intensitas nyeri punggung bawah terkait dengan jenis pekerjaan (p = 0,031) dan deviasi kepala anterior (p = 0,092).
Kata kunci: durasi duduk, intensitas nyeri punggung bawah, pekerja universitas, postur statis
Prolonged sitting is often associated with low back pain. Low back pain is a painful condition that radiates from the lower back to the buttocks. Previous research has shown that low back pain is a multifactorial condition that can be caused by many factors, but there is no research that has addressed this issue, especially in the context of university workers. This study aims to analyze the relationship between sitting duration and related factors among UI staff members. This cross–sectional study involved 152 UI staff members (73 male subjects, 79 female subjects). Low back pain intensity was measured using the Oswestry Disability Index questionnaire, physical activity level was measured using the International Physical Activity Questionnaire Short–Form (IPAQ–SF) questionnaire, and posture was analyzed using the Posture Screen application. 98,7% of the workers experienced mild low back pain, and 1,3% experienced moderate low back pain. There is a significant correlation between the average daily sitting, type of work, anterior head deviation, and the intensity of low back pain among UI staff members. Linear regression analysis has shown that low back pain intensity was related to the type of work (p = 0,031) and anterior head deviation (p = 0,092).
Keywords: low back pain intensity, sitting duration, static posture, university staff
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Madeline Audrey Wiguna - Nama Orang
listya Tresnanti Mirtha - Nama Orang - No. Panggil
-
S25014fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xvii, 132 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S25014fk | S25014fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi