Tesis

Hubungan Waktu Pengerjaan Tindakan Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) Terhadap Mortalitas Pada Pasien Kolangitis Akut Selama Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo = Impact of Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) Timing In-Hospital Mortality in Patients with Acute Cholangitis in National Referral Hospital of Indonesia.

Latar Belakang: Kolangitis akut merupakan kegawatdaruratan medis yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran empedu akibat obstruksi bilier. Tindakan Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) merupakan prosedur penting dalam tatalaksana kolangitis akut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan waktu pengerjaan ERCP dengan mortalitas pasien kolangitis akut, setelah mengontrol faktor-faktor perancu seperti usia, status ECOG, derajat kolangitis, keganasan, dan komorbiditas. Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif pada 612 pasien kolangitis akut yang menjalani ERCP di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo di Indonesia selama tahun 2022–2024. Analisis bivariat dan multivariat dengan regresi logistik dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan waktu pengerjaan ERCP terhadap mortalitas. Hasil: Mortalitas selama perawatan tercatat 12,4%, dengan mortalitas tertinggi pada kolangitis derajat berat (Grade III). Rerata waktu pengerjaan ERCP adalah 3 hari, di mana 53,6% pasien menjalani ERCP lebih dari 48 jam setelah diagnosis. Analisis bivariat menunjukkan waktu tunggu lebih dari 48 jam berkorelasi dengan mortalitas yang lebih tinggi (RR 1,766; IK 95%: 1,125–2,774). Namun setelah dilakukan kontrol terhadap faktor perancu usia, keganasan, ECOG dan derajat kolangitis waktu tunggu lebih dari 48 jam tidak lagi berhubungan secara signifikan dengan mortalitas (RR 1,191; IK 95%: 0,732–1,936). Kesimpulan: Waktu pengerjaan ERCP lebih dari 48 jam tidak berhubungan secara independen terhadap mortalitas setelah dikontrol variabel klinis yang bermakna. Penilaian risiko klinis secara komprehensif berperan penting dalam menentukan luaran pasien kolangitis akut.
Kata Kunci: Kolangitis akut, mortalitas, waktu tunggu ERCP


Background: Acute cholangitis is a medical emergency caused by biliary obstruction with infection. Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) is the mainstay of treatment, but the effect of timing on outcomes remains debated. This study examined the association between ERCP timing and in-hospital mortality in acute cholangitis after adjusting for clinical confounders. Methods: A retrospective cohort of 612 patients with acute cholangitis who underwent ERCP at Dr. Cipto Mangunkusumo National General Hospital, Indonesia (2022–2024) was analyzed. Logistic regression was used to assess associations between ERCP timing and mortality, adjusting for age, performance status, cholangitis severity, malignancy, and comorbidities. Results: In-hospital mortality was 12.4%, highest in severe (Grade III) cholangitis. Mean ERCP waiting time was 3 days, with 53.6% performed after 48 hours. Delays beyond 48 hours were associated with higher mortality in bivariate analysis (RR 1.766; 95% CI: 1.125–2.774 ), but this association was not significant after adjustment (RR 1.191; 95% CI: 0.732–1.936). Conclusion: ERCP delays beyond 48 hours were not independently associated with increased mortality after adjustment for clinical risk factors. Patient severity and comorbidity remain key determinants of outcomes.
Keywords: acute cholangitis, ERCP timing, mortality

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Angela Tiffani Tassa Sarumpaet - Nama Orang
Hasan Maulahela - Nama Orang
Dicky L. Tahapary - Nama Orang
Achmad Fauzi - Nama Orang

No. Panggil
T25430fk
Penerbit
Jakarta : Program Studi Ilmu Penyakit Dalam.,
Deskripsi Fisik
xvii, 74 hlm. ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
T25
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T25430fkT25430fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Hubungan Waktu Pengerjaan Tindakan Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) Terhadap Mortalitas Pada Pasien Kolangitis Akut Selama Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo = Impact of Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) Timing In-Hospital Mortality in Patients with Acute Cholangitis in National Referral Hospital of Indonesia.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.