Tesis

Sindroma Terowongan Karpal dan Faktor-Faktor yang Berhubungan pada Pekerja Pandai Besi di Desa Mekarmaju Kabupaten Bandung = Carpal Tunnel Syndrome and Associated Factors Among Blacksmith Workers in Mekarmaju Village Bandung Regency.

Latar belakang: Sindroma Terowongan Karpal (STK) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal akibat kerja yang umum terjadi, terutama pada pekerja sektor informal dengan aktivitas yang banyak menggunakan kekuatan tangan dalam pekerjaannya. Desa Mekarmaju dikenal sebagai sentra pandai besi tradisional di Kabupaten Bandung, di mana banyak pekerjanya melakukan Gerakan berulang dan posisi tidak netral pada pergelangan tangan saat bekerja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Pengambilan data dilakukan pada 100 pekerja pandai besi laki-laki yang memenuhi kriteria inklusi, melalui kuesioner terstruktur, observasi kerja, dan pemeriksaan fisik (Phalen dan Tinel test). Analisis dilakukan menggunakan uji bivariat dan multivariat. Hasil: Prevalensi STK ditemukan sebesar 68%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (IMT), tangan dominan, usia, jenis pekerjaan, gerakan repetitif, posisi tidak netral, dan masa kerja memiliki hubungan dengan kejadian STK. Namun, pada analisis regresi logistik multivariat, hanya masa kerja ( > 3 tahun) yang menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (aOR = 0,03; IK 95%: 0,01–0,92; p = 0,045), yang mengindikasikan bahwa pekerja baru lebih rentan terhadap kejadian STK. Kesimpulan: Pada studi ini masa kerja merupakan faktor risiko independen terhadap kejadian STK. Oleh karena itu, diperlukan intervensi ergonomis sejak awal masa kerja, pelatihan teknik kerja aman, dan pemeriksaan kesehatan kerja secara berkala terutama pada pekerja yang sudah bekerja kurang dari 3 tahun.
Kata kunci: Sindroma Terowongan Karpal, pandai besi, masa kerja, faktor risiko pekerjaan, ergonomi


Background: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is one of the most common work-related musculoskeletal disorders, particularly among informal sector workers engaged in manual labor that requires frequent use of hand strength. Mekarmaju Village, known as a traditional blacksmith center in Bandung Regency, has many workers who perform repetitive hand movements and maintain non-neutral wrist positions during work. Methods: This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. Data were collected from 100 male blacksmiths who met the inclusion criteria through structured questionnaires, workplace observation, and physical examinations (Phalen and Tinel tests). Data analysis was conducted using bivariate and multivariate tests. Result: The prevalence of Carpal Tunnel Syndrome (CTS) was found to be 68%. Bivariate analysis showed that body mass index (BMI), hand dominance, age, type of work, repetitive motion, non-neutral wrist position, and work duration were associated with the incidence of CTS. However, in the multivariate logistic regression analysis, only work duration ( > 3 years) showed a statistically significant association (aOR = 0.03; 95% CI: 0.01–0.92; p = 0.045), indicating that new workers are more vulnerable to developing CTS. Conclusion In this study, work duration was identified as an independent risk factor for Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Therefore, early ergonomic interventions, training on safe work techniques, and regular occupational health screenings are necessary especially for worker who have been employeed less than 3 years.
Keyword: Carpal Tunnel Syndrome, blacksmith, years of service, occupational risk factors, ergonomics

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

I Gede Maha Putra - Nama Orang
Dewi Sumaryani Soemarko - Nama Orang
Rakhmad Hidayat - Nama Orang

No. Panggil
T25299fk
Penerbit
Jakarta : Program Studi Magister Kedokteran Kerja.,
Deskripsi Fisik
xiv, 76 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
T25
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
T25299fkT25299fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Sindroma Terowongan Karpal dan Faktor-Faktor yang Berhubungan pada Pekerja Pandai Besi di Desa Mekarmaju Kabupaten Bandung = Carpal Tunnel Syndrome and Associated Factors Among Blacksmith Workers in Mekarmaju Village Bandung Regency.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.