Tesis

Faktor Prediktor Perdarahan lebih dari 20% Estimasi Volume Darah Intraoperasi pada Pasien Dewasa Bedah Saraf yang Menjalani Kraniotomi Pengangkatan Tumor = Predictive Factors of Intraoperative Blood Loss Exceeding 20% of Estimated Blood Volume in Adult Neurosurgical Patients Undergoing Tumor Resection Craniotomy.

Pendahuluan: Kraniotomi pengangkatan tumor intrakranial merupakan prosedur bedah kompleks yang memiliki risiko tinggi terjadinya perdarahan intraoperatif. Kehilangan darah yang berlebihan dapat meningkatkan kebutuhan transfusi, memperpanjang masa rawat inap, dan memperburuk luaran pasien sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor prediktif yang dapat digunakan untuk merencanakan manajemen perioperatif yang lebih optimal, khususnya dalam stratifikasi risiko sebelum operasi. Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif terhadap 378 pasien dewasa yang menjalani kraniotomi elektif di RSCM pada periode Januari 2020– Desember 2024. Analisis bivariat dan multivariat regresi logistik dilakukan untuk mengidentifikasi prediktor perdarahan. Hasil: Sebanyak 35% pasien mengalami perdarahan ≥20% Estimated Blood Volume (EBV). Model akhir regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa ukuran tumor ≥5 cm secara signifikan meningkatkan risiko perdarahan intraoperatif (OR = 2,736; 95% CI: 1,746–4,285; p < 0,001). Tumor tipe meningioma juga berisiko lebih tinggi dibandingkan tipe lain (OR = 2,104; 95% CI: 1,292–3,426; p = 0,003). Durasi operasi ≥300 menit menunjukkan kecenderungan peningkatan risiko meskipun tidak signifikan secara statistik (OR = 1,703; p = 0,072). Ketiga variabel ini dipertahankan dalam model akhir. Simpulan: Ukuran tumor, jenis tumor, dan durasi operasi merupakan faktor risiko perdarahan intraoperatif lebih dari 20% EBV. Model prediksi ini dapat digunakan sebagai alat stratifikasi risiko preoperatif untuk mendukung persiapan manajemen darah yang lebih efektif.
Kata Kunci: perdarahan intraoperatif, kraniotomi, tumor otak, glioma, meningioma


Introduction: Craniotomy for intracranial tumor resection is a complex surgical procedure associated with a high risk of intraoperative bleeding. Excessive blood loss can increase transfusion requirements, prolong hospital stays, and worsen patient outcomes. Therefore, it is crucial to identify predictive factors that can be utilized to plan more optimal perioperative management, particularly in preoperative risk stratification. Methods: This study was a retrospective cohort involving 378 adult patients who underwent elective craniotomy at Cipto Mangunkusumo National General Hospital (RSCM) between January 2020 and December 2024. Bivariate and multivariate logistic regression analyses were performed to identify predictors of significant blood loss. Results: A total of 35% of patients experienced intraoperative bleeding ≥20% of the Estimated Blood Volume (EBV). The final multivariate logistic regression model showed that tumor size ≥5 cm significantly increased the risk of intraoperative bleeding (OR = 2.736; 95% CI: 1.746–4.285; p < 0.001). Meningioma tumor type also carried a higher risk compared to other types (OR = 2.104; 95% CI: 1.292–3.426; p = 0.003). Operation duration ≥ 300 minutes showed a tendency toward increased risk, although not statistically significant (OR = 1.703; p = 0.072). These three variables were retained in the final model. Conclusion: Tumor size, tumor type, and operative duration are risk factors for intraoperative bleeding of more than 20% EBV. This predictive model may serve as a preoperative risk stratification tool to support more effective blood management planning.
Keywords: intraoperative bleeding, craniotomy, brain tumor, glioma, meningioma

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Riza Zahara - Nama Orang
Riyadh Firdaus - Nama Orang
Bintang Pramodana - Nama Orang

No. Panggil
T25261fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Program Studi Ilmu Anestesiologi dan Terapi Intensif.,
Deskripsi Fisik
xviii, 107 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
T25
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
T25261fkT25261fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Faktor Prediktor Perdarahan lebih dari 20% Estimasi Volume Darah Intraoperasi pada Pasien Dewasa Bedah Saraf yang Menjalani Kraniotomi Pengangkatan Tumor = Predictive Factors of Intraoperative Blood Loss Exceeding 20% of Estimated Blood Volume in Adult Neurosurgical Patients Undergoing Tumor Resection Craniotomy.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.