Tesis

Perbandingan Efek Terapi Albumin Oral dan Intravena dalam Meningkatkan Kadar Albumin Serum pada Pasien Kanker Ovarium = Comparison of Therapy Effectiveness between Oral and Intravenous Albumin for increasing Albumin Serum Level in Ovarian Cancer Patients.

TUJUAN: Mengetahui perbandingan terapi albumin oral dan intravena dalam meningkatkan kadar albumin serum pada pasien kanker ovarium di RSUPN Ciptomangunkusumo, RSUP Persahabatan, RSUP Fatmawati. LATAR BELAKANG: METODE: Penelitian uji klinis quasi experimental dilakukan multisenter pada 3 Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RSUPN CiptoMangunkusumo, RSUP Persahabatan, dan RSUP Fatmawati) pada bulan Maret 20025 sampai Mei 2025, menginklusikan 40 subjek untuk dianalisis dan mengeksklusikan 4 subjek, terdiri dari 20 subjek kelompok perlakuan dan 20 subjek kelompok kontrol. Kelompok perlakuan mendapatkan ekstrak Ophiocephalus striatus 2x10 mg per oral selama 3 hari dan kelompok kontrol mendapatkan Human Serum Albumin 20% 100 mL intravena. Dilakukan pemeriksaan kadar albumin serum sebelum terapi dan dalam 24 jam pasca terapi. Subjek mendapatkan perlakuan jika kadar albumin serum sebelum terapi 2,5-3,0 g/dL. Selama pemberian obat, juga dicatat adanya efek samping dan simpang obat. HASIL: Pada kelompok terapi oral, terdapat peningkatan kadar albumin yang signifikan dengan rata-rata peningkatan sebesar 0,13 g/dL (IK95%: 0,03 – 0,24; p=0,015). Pada kelompok terapi intravena, ditemukan peningkatan yang lebih besar dan juga signifikan dengan rata-rata peningkatan sebesar 0,31 g/dL (IK95%: 0,19 – 0,43); p < 0,001). Terdapat perbedaan bermakna rerata selisih kadar albumin sebelum dan sesudah terapi antara kedua kelompok (p=0,033). Dari 44 subjek yang memenuhi kriteria inklusi di awal penelitian, efek samping ditemukan pada 3 dari 24 subjek terapi albumin oral (12,5%) yaitu 1 subjek mengalami mual (4,2%) dan 2 subjek mengalami muntah (8,3%). Pada kelompok terapi albumin intravena tidak ditemukan efek samping. KESIMPULAN: Kedua terapi albumin oral dan intravena efektif meningkatkan kadar albumin serum pada pasien kanker ovarium. Terapi albumin intravena lebih baik meningkatkan kadar albumin serum dibandingkan terapi albumin oral pada pasien kanker ovarium.
Kata Kunci: Ophiocephalus striatus, Human Serum Albumin 20%, terapi albumin, kanker ovarium


BACKGROUND: In Indonesia, cancer diagnosis consumes national health resources as second place in coverage, with most of it coming from ovarian and cervical cancer. Cancer patients are prone to hypoalbuminemic condition and often need costly albumin treatment. Intravenous albumin treatment is expensive so demands an effective and efficient alternatives. There is oral albumin contain endemic snakehead fish (Ophiocephalus striatus) with promising results as alternative of intravenous albumin according to some studies. Unfortunately, there is still lack data regarding its therapy effectiveness in ovarian cancer patients. OBJECTIVE :We aim to compare effectiveness of oral albumin and intravenous albumin for increasing serum albumin level in ovarian cancer patients. METHODS: We conducted multicenter clinical trial with quasi experimental design at 3 tertiary government hospitals in Jakarta since March 2025 till May 2025. Subjects with albumin serum level 2.5-3.0 g/dL were grouped as intervention and albumin serum level

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Erwin Rahakbauw - Nama Orang
Tofan Widya Utami - Nama Orang

No. Panggil
T25145fk
Penerbit
Jakarta : Sp-2 Obstetri dan Ginekologi.,
Deskripsi Fisik
xvi, 90 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
T25
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T25145fkT25145fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Perbandingan Efek Terapi Albumin Oral dan Intravena dalam Meningkatkan Kadar Albumin Serum pada Pasien Kanker Ovarium = Comparison of Therapy Effectiveness between Oral and Intravenous Albumin for increasing Albumin Serum Level in Ovarian Cancer Patients.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.