Tesis

Faktor-faktor yang Berpengaruh pada Derajat Keparahan Penyakit COVID-19 pada Lansia = Factors Affecting the Severity of COVID-19 in Elderly Patients.

Latar belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) memberikan dampak signifikan pada kesehatan lansia, dengan risiko komplikasi berat dan kematian yang lebih tinggi. Faktor-faktor seperti status vaksinasi, status nutrisi, dan komorbiditas diduga berpengaruh terhadap derajat keparahan COVID-19. Penelitian mengenai faktor-faktor ini pada lansia di Indonesia masih terbatas, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap derajat keparahan COVID-19 pada pasien lansia di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian case-control yang menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien COVID-19 yang dirawat di RSUPN Cipto Mangunkusumo pada periode Januari 2021 hingga Januari 2024. Data tersebut akan dianalisis menggunakan program SPSS versi 21.0 dengan metode analisis univariat dan bivariat. Hasil: Proporsi pasien lansia dengan status nutrisi kelompok overweight (OR 3.65; 95% IK 1.36-9.86; p = 0.010) berhubungan signifikan dengan derajat keparahan COVID-19. Status vaksinasi, diabetes melitus, hipertensi, penyakit kardiovaskular, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), strok, dan penyakit hati kronis tidak berpengaruh signifikan terhadap derajat keparahan COVID-19. Kesimpulan: Status nutrisi merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap derajat keparahan COVID-19 pada pasien lansia. Skrining dan pengkajian status nutrisi guna intervensi nutrisi yang tepat ini perlu menjadi perhatian dalam perawatan lansia dengan COVID-19.
Kata kunci: COVID-19, lansia, derajat keparahan, faktor risiko


Background: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) has a significant impact on the health of older adults, with a higher risk of severe complications and death. Factors, such as vaccination status, nutritional status, and comorbidities are thought to influence the severity of COVID-19. Research on these factors in the elderly in Indonesia is still limited, so further studies are needed. Aim: This study aims to determine the factors that influence the severity of COVID-19 in elderly patients at Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital. Methods: This study is a case-control study using secondary data from the medical records of COVID-19 patients treated at RSUPN Cipto Mangunkusumo from January 2021 to January 2024. The data were analyzed using SPSS version 21.0, employing univariate and bivariate. Results: The proportion of elderly patients with overweight nutritional status (OR 3.65; 95% CI 1.36–9.86; p = 0.010) was significantly associated with the severity of COVID-19. Vaccination status, diabetes mellitus, hypertension, cardiovascular disease, chronic obstructive pulmonary disease (COPD), stroke, and chronic liver disease had no significant effect on COVID-19 severity. Conclusion: Nutritional status is a significant factor influencing the severity of COVID-19 in elderly patients. Nutritional screening and assessment for appropriate nutritional interventions should be a key focus in the care of elderly patients with COVID-19.
Keywords: COVID-19, elderly, severity, risk factors

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Yudha Friatna - Nama Orang
Arya Govinda - Nama Orang
Adityo Susilo - Nama Orang
Sukamto, R. - Nama Orang

No. Panggil
T25135fk
Penerbit
Jakarta : Program Studi Ilmu Penyakit Dalam.,
Deskripsi Fisik
xvii, 62 hlm. ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
T25
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T25135fkT25135fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Faktor-faktor yang Berpengaruh pada Derajat Keparahan Penyakit COVID-19 pada Lansia = Factors Affecting the Severity of COVID-19 in Elderly Patients.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.