Tesis
Karakteristik dan Kesintasan Pasien Anak dengan Penyakit Paru Kronik di RSCM = Characteristics and Survival of Pediatric Patients with Chronic Lung Disease.
Latar belakang: Penyakit paru kronik pada anak merupakan kelompok penyakit heterogen dengan spektrum klinis luas pada sistem pernapasan yang berkembang secara progresif dalam rentang waktu beberapa bulan hingga tahun. Kondisi ini berkontribusi terhadap angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Namun, hingga saat ini, penelitian terkait penyakit paru kronik pada anak di negara berkembang, termasuk Indonesia, masih sangat terbatas. Tujuan: Mengetahui karakteristik dan kesintasan pasien anak dengan penyakit paru kronik serta faktor yang memengaruhi. Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sebagai pusat rujukan nasional menggunakan data rekam medis. Subyek penelitian adalah pasien anak yang berusia kurang dari 18 tahun dengan penyakit paru kronik dalam kurun waktu 2019–2024. Data deskriptif terkait proporsi, karakteristik, dan mortalitas dikumpulkan, serta dilakukan analisis terhadap pengaruh usia, jenis kelamin, riwayat prematuritas, malnutrisi, pneumonia berulang, dan derajat keparahan gejala klinis terhadap luaran mortalitas. Hasil: Penelitian melibatkan 122 pasien dengan mayoritas berusia kurang dari 2 tahun (74,6%) dan jenis kelamin lelaki (54,9%). Gejala klinis utama adalah sesak napas (93,4%), disertai retraksi (45,9%), dan ronki (50%) pada auskultasi paru. Berdasarkan derajat keparahan gejala klinis, sebagian besar pasien mengalami hipoksemia saat istirahat (50%). Gambaran radiologi yang paling umum adalah infiltrat (94,3%) pada Rontgen toraks, serta konsolidasi (60,7%) dan ground glass opacity (49,2%) pada CTscan toraks. Terapi oksigen paling banyak diberikan melalui nasal kanul (65,6%). Jenis penyakit paru kronik terbanyak adalah children interstitial lung disease (chILD). Tingkat mortalitas penyakit paru kronik pada anak mencapai 31,1%, dengan angka kesintasan kumulatif 5 tahun sebesar 68% dan rerata kesintasan selama 43 bulan (IK 95% 39–48). Pneumonia berulang menjadi faktor yang berpengaruh terhadap luaran kematian pasien anak dengan penyakit paru kronik (HR 7,06; IK 95% 2,50-19,92; p=
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Dilla Aprilia - Nama Orang
Wahyuni Indawati - Nama Orang
Mulyadi M. Djer - Nama Orang - No. Panggil
-
T25107fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Studi Ilmu Kesehatan Anak., 2025
- Deskripsi Fisik
-
xv, 63 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
T25
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25107fk | T25107fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi