Tesis
Efek Terapi Akupunktur Manual pada Mukositis akibat Radioterapi Kanker Nasofaring terhadap Skor Visual Analogue Scale (Vas) dan Kualitas Hidup = The Effect of Manual Acupuncture Therapy on Radiotherapy Induced Mucositis in Nasopharyngeal Cancer on Visual Analogue Scale (VAS) Scores and Quality of Life.
Latar Belakang: Mukositis oral adalah efek samping radioterapi pada kanker kepala dan leher yang menyebabkan kerusakan akut jaringan normal, nyeri hebat, dan penurunan kualitas hidup. Terapi akupunktur manual merupakan metode non-farmakologis yang efektif untuk mengelola nyeri, mengurangi penggunaan obat anti-nyeri termasuk opioid, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode: Penelitian ini adalah studi serial kasus pada 5 pasien kanker nasofaring dengan mukositis oral. Terapi akupunktur manual dilakukan selama 20 menit, dengan luaran yang dinilai meliputi skor nyeri (VAS) dan kualitas hidup menggunakan kuesioner EORTC QLQ-H&N35. Hasil: Terapi akupunktur manual secara signifikan menurunkan nyeri berdasarkan VAS pada setiap sesi terapi (Mean Difference VAS: -3.4 hingga -3.8, p < 0.05). Penilaian kualitas hidup berdasarkan EORTC QLQ-H&N35 belum menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik, namun analisis individual menunjukkan perbaikan pada beberapa aspek kualitas hidup. Kesimpulan: Terapi akupunktur manual aman dan dapat diberikan pada pasien kanker Nasofaring dengan Mukositis oral untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping.
Kata Kunci: Akupunktur manual, mukositis, kanker nasofaring, radioterapi, Visual Analogue Scale (VAS), EORTC QLQ-H&N35.
Background: Oral mucositis is a side effect of radiotherapy for head and neck cancer, causing acute damage to normal tissues, severe pain, and reduced quality of life. Manual acupuncture therapy is a non-pharmacological method effective in managing pain, reducing the use of pain medications, including opioids, and improving patients' quality of life. Methods: This study is a case series involving 5 nasopharyngeal cancer patients with oral mucositis. Manual acupuncture therapy was performed for 20 minutes, with outcomes measured by pain scores (VAS) and quality of life using the EORTC QLQ-H&N35 questionnaire. Results: Manual acupuncture therapy significantly reduced pain as measured by VAS in each therapy session (Mean Difference VAS: -3.4 to -3.8, p < 0.05). Quality-of-life assessment based on EORTC QLQ-H&N35 did not show statistically significant differences overall; however, individual analysis indicated improvements in several quality-of-life aspects. Conclusion: Manual acupuncture therapy is safe and can be administered to nasopharyngeal cancer patients with oral mucositis to alleviate pain without side effects.
Keywords: Manual acupuncture, mucositis, nasopharyngeal cancer, radiotherapy, Visual Analogue Scale (VAS), EORTC QLQ-H&N35
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2024
- Pengarang
-
Imelda Dimara - Nama Orang
Hasan Mihardja - Nama Orang
Henry Kodrat - Nama Orang - No. Panggil
-
T24609fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Studi Akupunktur Medik., 2024
- Deskripsi Fisik
-
xvii, 96 hlm. ; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
SBP Online
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T24609fk | T24609fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi