Tesis

Peran NGF Terhadap Ekspresi Shh Pada Regenerasi Jaringan Ekor Cecak Rumah (Hemidactylus platyurus) Pasca Autotomi = The Role ofNGF on Shh Expression and Oxidative Stress in Tail Tissue Regeneration of Flat-Tailed House Gecko (Hemidactylus platyurus) Post-Autotomy.

Regenerasi jaringan merupakan mekanisme kompleks yang terjadi pasca cedera. Cecak rumah (Hemidactylus platyurus) memiliki kemampuan regenerasi jaringan ekor pasca autotomi. Spesies ini memiliki kedekatan taksonomi dengan mamalia dibandingkan spesies lain dengan daya regenerasi tinggi. Regenerasi serabut saraf pasca autotomi diduga menjadi faktor kunci dalam menginervasi sel-sel blastema yang berperan penting dalam regenerasi jaringan ekor cecak. Sonic hedgehog (Shh) merupakan morfogen yang berpengaruh dalam perkembangan embrionik dan proses regenerasi pasca cedera. NGF juga dianggap memiliki peran dalam mekanisme sistem pertahanan antoksidan yang dapat mendukung proses regenerasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran NGF terhadap ekspresi Shh dan stres oksidatif pada regenerasi jaringan ekor cecak rumah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental deskriptif-analitik dengan sampel 60 ekor cecak rumah yang dibagi menjadi 10 kelompok: kelompok ekor asli (0), kelompok pemberian NaCl 0,9% (1A, 7A, 30A), kelompok pemberian anti-NGF (1B, 7B, 30B), dan kelompok pemberian NGF (1C, 7C, 30C). Semua cecak mengalami autotomi dan menerima perlakuan sesuai dengan kelompoknya. Analisis terhadap panjang jaringan ekor, struktur makroskopis, gambaran mikroskopis, densitas serabut saraf, ekspresi Shh, dan parameter stres oksidatif diamati. Uji statistik dilakukan untuk menganalisis hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan kelompok C memiliki tingkat regenerasi jaringan ekor paling tinggi berdasarkan parameter yang diukur. Perlakuan anti-NGF menurunkan laju regenerasi jaringan ekor. Uji one-way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan pada parameter antar kelompok. Observasi makroskopis dan mikroskopis menunjukkan perkembangan paling cepat pada kelompok C. Densitas serabut saraf berkorelasi positif kuat dengan panjang jaringan ekor dan korelasi positif sedang dengan ekspresi Shh. Densitas serabut saraf juga berkorelasi positif kuat dengan kadar GSH pada minggu pertama serta berkorelasi negatif sedang dengan kadar MDA pada jaringan ekor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah NGF berperan terhadap ekspresi Shh dan stres oksidatif secara signifikan dalam proses regenerasi jaringan.
Kata Kunci: NGF, Sonic hedgehog, stres oksidatif, regenerasi jaringan, cecak rumah


Tissue regeneration is a complex process following injury. The house gecko (H. platyurus) possesses the ability to regenerate tail tissues after autotomy. It also has closer taxonomy to mammals than other highly regenerative species. The nerve bundles regeneration after autotomy is thought to be a key factor in innervating the blastema cells, in the complete regeneration of the gecko tail. Sonic Hedgehog (Shh) is a morphogen that plays a critical role in embryonic development and regeneration process following injury. Nerve growth factor (NGF) is also thought to contribute to antioxidant defense mechanisms, potentially supporting the regeneration process. This study aims to analyze the role of NGF in Shh expression and oxidative stress during tail tissue regeneration in in house gecko regenerated tail tissue as a model. A descriptive-analytic experimental design was employed, involving 60 house geckos divided into 10 groups: the original tail group (0), the 0.9% NaCl-treated groups (1A, 7A, 30A), anti-NGF-treated groups (1B, 7B, 30B), and NGF-treated groups (1C, 7C, 30C). All geckos underwent autotomy and received treatments according to their groups. Analyses included tail tissue length, macroscopic structure, microscopic imaging, nerve bundle density, Shh expression, and oxidative stress parameters. Statistical tests were conducted to evaluate the findings. The results indicated that the NGF-treated groups (Group C) exhibited the highest tail tissue regeneration across measured parameters. Anti-NGF treatment reduced the regeneration rate. One-way ANOVA revealed significant differences in parameters among the groups. Macroscopic and microscopic observations demonstrated the most rapid development in Group C. Nerve bundle density strongly correlated with tail tissue length and showed a moderate positive correlation with Shh expression. Additionally, nerve fiber density strongly correlated with glutathione (GSH) levels during the first week and showed a moderate negative correlation with malondialdehyde (MDA) levels in tail tissue. The conclusion of this study is NGF significantly influences Shh expression and oxidative stress, contributing to tail tissue regeneration of H. platyurus.
Keywords: NGF, Sonic hedgehog, tissue regeneration, oxidative stress, house gecko

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2025
Pengarang

Maytia Pratiwisitha - Nama Orang
Ria Margiana - Nama Orang
Mohamad Sadikin - Nama Orang

No. Panggil
T25025fk
Penerbit
Jakarta : Program Magister Ilmu Biomedik.,
Deskripsi Fisik
xxi, 144 hlm., 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T25025fkT25025fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Peran NGF Terhadap Ekspresi Shh Pada Regenerasi Jaringan Ekor Cecak Rumah (Hemidactylus platyurus) Pasca Autotomi = The Role ofNGF on Shh Expression and Oxidative Stress in Tail Tissue Regeneration of Flat-Tailed House Gecko (Hemidactylus platyurus) Post-Autotomy.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.