Tesis
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian heart stress pada pasien diabetes melitus tipe 2 = Factors Related to Development of Heart Stress in Type 2 Diabetes Mellitus Patient.
Latar Belakang: Diabetes melitus diprojeksikan meningkat prevalensinya secara global, begitu juga dengan Indonesia yang penderita DMT2 diprojeksikan mencapai 28,5 juta jiwa di tahun 2045. Gagal jantung (GJ) merupakan komplikasi yang relatif terabaikan dan prevalensinya ikut meningkat seiring dengan peningkatan kasus diabetes melitus. Heart stress (HS) merupakan kondisi dimana seorang individu tidak memiliki gejala namun memiliki faktor risiko terjadinya gagal jantung. Heart stress dapat disertai atau tanpa disertai adanya kelainan fungsi jantung ataupun struktural. NTproBNP digunakan dalam menggambarkan kondisi stres miokardium, dan berhubungan dengan risiko terjadinya gagal jantung dikemudian hari. Luaran buruk dan angka rawatan berulang yang mencapai 50% membuat deteksi dini risiko gagal jantung pada populasi diabetes melitus menjadi sangat penting. Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi heart stress dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian heart stress pada populasi diabetes melitus tipe 2 Metode: Studi ini merupakan studi potong lintang menggunakan data sekunder dari registri Studi Genomik Multisenter pada Pasien Diabetes Melitus, yang merupakan pasien diabetes melitus tipe 2 berusia ³ 18 tahun dan terdiagnosis ³ 5 tahun di RSCM pada periode September 2022 hingga Mei 2024. Subjek yang memiliki gejala GJ atau terdiagnosis GJ sebelumnya, DMT1, PGK stadium V, riwayat SKA < 1 tahun, atrial fibrilasi dan mendapatkan terapi seperti neprilysin inhibitor (sacubitril), furosemid, dan spironolacton dieksklusi dari penelitian. Subjek diambil secara total sampling dan dilakukan pemeriksaan NTproBNP. Heart stress didefinisikan dengan pemeriksaan NTproBNP dengan nilai > 50 pg/mL. Uji bivariat dilakukan dengan uji statistik kai kuadrat (X2) dengan prevalens ratio, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik menggunakan STATA versi 17.0. Hasil: Dari subjek yang terinklusi didapatkan sebesar 317 subjek. Prevalensi terjadinya heart stress sebesar 53,6% (95%IK; 48,1 – 59,1). Berdasarkan analisis bivariat, variabel bermakna yang berhubungan dengan kejadian heart stress pada pasien diabetes melitus tipe 2 adalah usia, anemia, hipertensi, dan albuminuria. Dari hasil analisis multivariat, albuminuria [p=0,001; PR 1,454 (95%IK; 1,163 – 1,818)], anemia [p=0,014; PR 1,286 (95%IK; 1,053 – 1,570)] dan usia [p=0,020; PR 1,270 (95%IK; 1,038 – 1,555)] dilaporkan memiliki hubungan bermakna dengan kejadian heart stress pada pasien diabetes melitus tipe 2. Kesimpulan: Prevalensi heart stress pada pasien DMT2 tanpa gejala gagal jantung adalah 53,6%. Faktor usia yang lebih tua, anemia, hipertensi dan albuminuria berhubungan dengan terjadinya heart stress pada pasien diabetes melitus tipe 2 tanpa gejala gagal jantung.
Kata kunci: diabetes melitus tipe 2, heart stress, gagal jantung subklinis
Background: Diabetes melitus are projected to increase globally and Indonesia projected to have up to 28.5 million cases in 2045. Heart failure are underestimated complication of diabetes and their prevalence increase parallel to increase of diabetes worldwide. Heart stress is a condition in which individuals do not experience symptoms of heart failure but have a risk factor for developing heart failure in the future. Heart stress can be associated with or without structural or functional abnormalities of the heart. NTproBNP had been used to indicate a myocardial stress and it is related to incidence of future heart failure. Unfavorable outcomes and high rates of rehospitalization due to heart failure, up to 50% in diabetic patients, highlight the need for early detection and awareness in this population. Objective: The study aims to assess the prevalence of heart stress and factors associated with the development of heart stress in patients with type 2 diabetes mellitus. Methods: A cross-sectional study using data from the Diabetes Genomic Registry in RSCM from September 2022 to May 2024. Patients with type 2 diabetes mellitus aged ³ 18 years and diagnosed ³ 5 years will be included. Subjects with symptoms of or previously diagnosed heart failure, T1DM, stage V CKD, history of ACS < 1 year, atrial fibrillation, and taking medications such as neprilysin inhibitor (sacubitril), furosemide, and spironolactone were excluded. Total sampling was performed and NTproBNP was assessed and defined as heart stress if the NTproBNP level was > 50 pg/mL. Bivariate analysis was performed with chisquared with prevalence ratio and multivariate analysis with logistic regression test using STATA version 17.0. Results: A total of 317 people were included in the study. The prevalence of heart stress in this study was 53,6% (95%CI 48,1 – 59,1). Bivariate analysis shows that variables associated with the occurrence of heart stress in type 2 diabetic patients are age, anaemia, hypertension and albuminuria. From multivariate analysis found that albuminuria [p=0.001; PR 1,454 (95%CI; 1,163 - 1,818)], anaemia [p=0.014; PR 1,286 (95%CI; 1,053 - 1,570)] dan age [p=0.020; PR 1,270 (95%CI; 1,038 - 1,555)] were reported to be associated with development of heart stress in type 2 diabetes mellitus patients. Conclusion: Heart stress prevalence in T2DM patient was 53,6%. Older age, anemia, hypertension and albuminuria are associated with the development ofheart stress in patients with type 2 diabetes mellitus with asymptomatic heart failure.
Keyword: diabetes mellitus, heart stress, subclinical heart failure
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2025
- Pengarang
-
Irma Wahyuni - Nama Orang
Em Yunir - Nama Orang
Sally Aman Nasution - Nama Orang
Dicky L. Tahapary - Nama Orang - No. Panggil
-
T25014fk
- Penerbit
- Jakarta : Sp-2 Ilmu Penyakit Dalam., 2025
- Deskripsi Fisik
-
-
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
Tanpa Hardcopy
| T25014fk | T25014fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi