Skripsi

Studi In Silico Ekstrak Tumbuhan Akasia sebagai Inhibitor Sodium-Glucose-Co-Transporter-2 (SGLT2) Untuk Terapi Diabetes Melitus Tipe 2 =

Latar Belakang Diabetes melitus masih menjadi isu kesehatan global yang perlu diperhatikan sehingga pengembangan pengobatannya terus dilakukan, salah satunya dengan tanaman Akasia yang memiliki berbagai senyawa antidiabetik. Diantara berbagai jenis pengobatan yang sudah ada, Inhibitor SGLT2 merupakan salah satu pilihan karena bekerja langsung dengan menghambat reabsorpsi glukosa berlebih. Namun, belum secara pasti diketahui mekanisme antidiabetik pada Akasia sehingga diperlukan penelitian mengenai potensi sifat inhibitorik SGLT2 pada Akasia. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional yang menggunakan metode prediksi nilai IC50 dengan DataWarrior dan molecular docking dengan Molegro Virtual Docker (MVD). Hasil Senyawa pada A. angustissima (Fisetinidin) dan A. podalyriifolia (Naringenin) dari tumbuhan Akasia menunjukkan nilai prediksi IC50 dan LELP yang baik pada kategori good activity dan ideal, yaitu IC50 : 17.078µM (Fisetinidin) dan 16.411µM (Naringenin), serta LELP: 6.0559 (Fisetinidin) & 6.568 (Naringenin). Lalu, setelah dilakukan konfirmasi uji molecular docking terhadap SGLT2 & SGLT1, ditemukan nilai Rerank Score Fisetinidin (-109.749 J/mol) & Naringenin (-104.591 J/mol) yang negatif. Nilai Rerank Score ini bersifat kurang negatif terhadap SGLT2 dibandingkan SGLT1. Kesimpulan Prediksi IC50 dan molecular docking menunjukkan bahwa potensi aktivitas inhibitorik SGLT2 terbaik ditemukan pada senyawa Fisetinidin dan Naringenin. Selain itu, kedua senyawa tersebut juga menunjukkan selektivitas yang lebih baik pada SGLT2 dibandingkan SGLT1 sehingga diharapkan memiliki efek samping yang lebih baik.
Kata Kunci: In silico, Akasia, Inhibitor Sodium Glucose-Co-Transporter-2 (SGLT2), Diabetes melitus tipe 2


Introduction Diabetes mellitus is a global health issue that still requires attention, leading to continuous development of treatments. One such development involves the Acacia plant, which contains various antidiabetic compounds. Among the existing treatments, SGLT2 inhibitors are a popular choice as they work directly by inhibiting excessive glucose reabsorption. However, the antidiabetic mechanism of Acacia is not yet fully understood, which is why research into the potential SGLT2 inhibitory properties of Acacia is necessary. Method This research is an observational analytic study using IC50 value prediction methods with DataWarrior and molecular docking with Molegro Virtual Docker (MVD). Results The compounds in A. angustissima (Fisetinidin) and A. podalyriifolia (Naringenin) from Acacia plants show good IC50 and LELP prediction values in the categories of good activity and ideal, with IC50 values of 17.078 µM (Fisetinidin) and 16.411 µM (Naringenin), and LELP values of 6.0559 (Fisetinidin) and 6.568 (Naringenin). Furthermore, after confirmation through molecular docking tests against SGLT2 and SGLT1, negative Rerank Scores were found for Fisetinidin (-109.749 J/mol) and Naringenin (-104.591 J/mol). These Rerank Scores are less negative for SGLT2 compared to SGLT1. Conclusion The IC50 predictions and molecular docking suggest that the best SGLT2 inhibitory activity potential is found in Fisetinidin and Naringenin. Additionally, these compounds also show better selectivity for SGLT2 compared to SGLT1, which is expected to result in fewer side effects.
Keywords: In silico, Akasia, Inhibitor Sodium Glucose-Co-Transporter-2 (SGLT2), Diabetes melitus tipe 2

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2024
Pengarang

Ameera Nadhifa Rukmana - Nama Orang
Aryo Tedjo - Nama Orang

No. Panggil
S24040fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler.,
Deskripsi Fisik
xvi, 64 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S24040fkS24040fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Studi In Silico Ekstrak Tumbuhan Akasia sebagai Inhibitor Sodium-Glucose-Co-Transporter-2 (SGLT2) Untuk Terapi Diabetes Melitus Tipe 2 =

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.