Tesis

Kualitas Hidup pada Pasien Kanker Paru yang Mendapatkan Terapi EGFR-TKI = Quality of Life for Patients with Lung Cancer that Received EGFR-TKI Therapy.

Latar Belakang Kanker paru merupakan salah satu permasalahan global dengan tingkat insiden dan mortalitas yang tinggi. Sayangnya, masih banyak terjadi keterlambatan diagnosis kanker paru yang berdampak terhadap penurunan kualitas hidup pasien. Salah satu terapi lini pertama kanker paru adalah EGFR-TKI yang telah terbukti efektif terhadap penyembuhan dan peningkatan kualitas hidup pasien. Sampai saat ini, di Indonesia belum ada penelitian mengenai tingkat kualitas hidup pasien kanker paru yang mendapatkan terapi EGFR-TKI dan faktor yang mempengaruhinya. Metode Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan observasional analitik. Pengumpulan data dilakukan dengan metode consecutive sampling melalui wawancara di Poli Onkologi Toraks RSUP Persahabatan. Penelitian ini menilai karakteristik sosiodemografis dan klinis menggunakan formulir data diri responden, serta tingkat kualitas hidup menggunakan kuesioner EORTC QLQ-C30 versi Bahasa Indonesia. Hasil Dari 40 responden penelitian, sebanyak 62,5% memiliki tingkat kualitas hidup tinggi, 32,5% memiliki kualitas hidup sedang, dan hanya 5% dengan tingkat kualitas hidup rendah. Ditemukan domain fisik pada status fungsional, nyeri, sesak napas, serta masalah keuangan memiliki makna klinis terhadap tingkat kualitas hidup responden. Tidak ditemukan hubungan signifikan pada karakteristik sosiodemografis dengan seluruh responden merupakan pasien adenokarsinoma paru, namun ditemukan hubungan signifikan antara tingkat kualitas hidup dengan metastasis pada otak dan tampilan umum responden. Terdapat hubungan bermakna antara sesak napas dengan tampilan umum dan keluhan utama, jumlah metastasis dengan gejala insomnia, konstipasi, dan masalah keuangan, serta jenis mutasi EGFR dengan nafsu makan dan konstipasi. Kesimpulan Mayoritas responden kanker paru dengan terapi EGFR-TKI memiliki kualitas hidup yang tinggi. Ditemukan hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat kualitas hidup pasien kanker paru dengan karakteristik klinis berupa metastasis pada otak dan tampilan umum responden.
Kata Kunci: Terapi EGFR-TKI, Kanker Paru, Kualitas Hidup, Karakteristik Responden, Frekuensi Gejala


Introduction Lung cancer is one of the global problems with high incidence and mortality rates. Unfortunately, there are still many delays in lung cancer diagnosis which have an impact on the decline in the patient’s quality of life. One of the first-line therapies for lung cancer is EGFR-TKI which has been proven effective in healing and improving the quality of life of patients. Until now, there has been no research on the level of quality of life of lung cancer patients who receive EGFR-TKI therapy and the factors that influence it in Indonesia. Method This study used a cross-sectional design with an analytical observational approach. Data collection was carried out using the consecutive sampling method through interviews at the Thoracic Oncology Clinic of RSUP Persahabatan. This study assessed sociodemographic and clinical characteristics using the respondent's personal data form, as well as the level of quality of life (QoL) using the Indonesian version of the EORTC QLQ-C30 questionnaire. Results From 40 respondents, 62.5% had a high QoL, 32.5% had a moderate QoL, and only 5% had a low QoL. It was found that the physical domain of functional status, pain, dyspnea, and financial insufficiency had clinical significance for the level of life quality of the respondents. No significant relationship was found in sociodemographic characteristics with all respondents being lung adenocarcinoma patients, but there was a significant relationship between the level of QoL of lung cancer patients with brain metastases and performance status. There was a significant relationship between dyspnea performance status and chief complaint, number of metastases with symptoms of insomnia, constipation, and financial insufficiency, and type of EGFR mutation with appetite loss and constipation. Conclusion Most lung cancer respondents with EGFR-TKI therapy had a high quality of life. A statistically significant relationship was found between the level of QoL of lung cancer patients with clinical characteristics such as brain metastases and performance status of the respondents.
Keywords: EGFR-TKI Therapy, Lung Cancer, Quality of Life, Respondent Characteristics, Frequency of Symptoms

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2024
Pengarang

Nur Zaigi Rowasiyanahli - Nama Orang
Sita Laksmi Andarini - Nama Orang

No. Panggil
S24019fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler.,
Deskripsi Fisik
xv, 101 hlm. ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
S24019fkS24019fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Kualitas Hidup pada Pasien Kanker Paru yang Mendapatkan Terapi EGFR-TKI = Quality of Life for Patients with Lung Cancer that Received EGFR-TKI Therapy.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.