Tesis

Asupan Natrium Harian Berdasarkan Ekskresi Urine Sewaktu pada Anak Usia 6 – 24 Bulan dan Faktor Risiko yang Berhubungan = Daily Sodium Intake Based on Spot Urine Excretion in Children 6 - 24 Months of Age and Associated Risk Factors.

Latar Belakang: Anak yang mengonsumsi natrium dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit tidak menular di saat dewasa. Secara global, diperkirakan bahwa rerata anak berusia di bawah lima tahun mengonsumsi sekitar 2.000 miligram natrium setiap harinya, melebihi dari batas yang direkomendasikan. Di Indonesia sendiri penelitian yang dipublikasikan mengenai asupan natrium harian pada anak belum banyak dan masih terbatas pada usia sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat asupan natrium harian anak usia di bawah dua tahun dan faktor risiko yang berhubungan dengan asupan natrium yang tinggi. Metode: Studi analitik dengan metode potong lintang terhadap anak sehat berusia 6 – 24 bulan di Jakarta selama periode Juni – Agustus 2024. Asupan natrium harian dihitung berdasarkan ekskresi urine sewaktu menggunakan rumus INTERSALT dan analisis diet menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hubungan antara usia, jenis kelamin, status gizi, tingkat pendidikan ibu, status sosio-ekonomi keluarga dan jenis makanan dengan asupan natrium harian dianalisis dengan dengan uji Pearson dan uji Spearman. Penentuan asupan natrium tinggi berdasarkan anjuran rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Hasil: Dari 85 subjek yang memenuhi kriteria inklusi, didapatkan ada 64% pada kelompok usia 6 – 11 bulan yang mengonsumsi natrium lebih dari 1200 miligram/hari (1.289,20 ± 639,25) serta 37% pada kelompok usia 12 – 24 bulan (1.242,03 ± 584,35). Status sosio-ekonomi keluarga berkorelasi dengan asupan natrium harian yang tinggi (r = 0,176). Kesimpulan: Hampir sebagian anak usia 6 – 24 bulan mengonsumsi natrium lebih dari yang direkomendasikan. Semua anak pada usia 6 – 11 bulan memiliki asupan natrium yang tinggi, sedangkan pada usia 12 – 24 bulan hanya sepertiga anak. Status sosio-ekonomi keluarga dan jenis makanan tertentu merupakan faktor risiko yang berkorelasi dengan asupan natrium harian yang tinggi
Kata kunci: asupan natrium, ekskresi urine, bayi, faktor risiko


Background: Children who consume excessive amounts of sodium may increase their risk of non-communicable diseases as adults. Globally, it is estimated that children under the age of five consume an average of about 2,000 milligrams of sodium each day, which exceeds the recommended limit. In Indonesia, published studies on daily sodium intake in children are few and limited to school age. Therefore, this study aims to look at the daily sodium intake of children under two years of age and the risk factors associated with high sodium intake. Methods: Analytical study using the cross-sectional method of healthy children aged 6 - 24 months in Jakarta during the period June - August 2024. Daily sodium intake was calculated based on urinary excretion using the INTERSALT formula and diet analysis using the Food Frequency Questionnaire (FFQ). The relationship between age, gender, nutritional status, mother's education level, family socioeconomic status and type of food with daily sodium intake was analyzed by Pearson test and Spearman test. Determination of high sodium intake was based on the recommendations of the Indonesian Pediatric Society (IDAI). Results: Of the 85 subjects who met the inclusion criteria, 64% in the 6 - 11 months age group consumed more than 1200 milligrams/day of sodium (1,289.20 ± 639.25) and 37% in the 12 - 24 months age group (1,242.03 ± 584.35). Family socioeconomic status was correlated with high daily sodium intake (r = 0.176). Conclusion: Almost all children aged 6 - 24 months consumed more sodium than recommended. All children aged 6 - 11 months had high sodium intake, while only one-third of children aged 12 - 24 months had high sodium intake. Family socioeconomic status and certain food types were risk factors correlated with high daily sodium intake.
Key words: dietary sodium, urinary excretion, infants, risk factors

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2024
Pengarang

Ronald Rompies - Nama Orang
Yoga Devaera - Nama Orang
Pramita Gayatri - Nama Orang

No. Panggil
T24510fk
Penerbit
Jakarta : Sp-2 Ilmu Kesehatan Anak.,
Deskripsi Fisik
xix, 105 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T24510fkT24510fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Asupan Natrium Harian Berdasarkan Ekskresi Urine Sewaktu pada Anak Usia 6 – 24 Bulan dan Faktor Risiko yang Berhubungan = Daily Sodium Intake Based on Spot Urine Excretion in Children 6 - 24 Months of Age and Associated Risk Factors.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.