Tesis

Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri Sebagai Model Prediktor Delirium Pasca Operasi Pasien Lanjut Usia Yang Menjalani Pembedahan Mayor Elektif Non Kardiak = Comprehensive Geriatric Assessment as a Predictor Model for Postoperative Delirium in Elderly Patients Undergoing Major Non-Cardiac Elective Surgery.

Latar Belakang: Angka kebutuhan tindakan pembedahan pada lanjut usia semakin meningkat setiap tahunnya. Delirium pasca operasi merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi dan berdampak pada banyak luaran buruk. Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri (P3G) dan stratifikasi risiko perioperatif pasien geriatri diperlukan sebagai strategi awal pencegahan serta model prediktor prognosis yang efisien dan aplikatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui angka kejadian delirium pasca operasi dan mengembangkan model prediksi delirium pasca operasi elektif mayor non kardiak pada pasien lanjut usia berdasarkan faktor prediktor. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kohort retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien lanjut usia rawat inap yang menjalani pembedahan mayor elektif non kardiak di RS Cipto Mangunkusumo periode Januari 2020 – Juni 2023. Analisis data menggunakan SPSS 20.0 dan STATA 10. Performa pengembangan model prediksi komplikasi delirium pasca operasi dinilai dengan uji Hosmer-Lemeshow dan Area Under the Curve of the Receiver Operating Characteristic (AUC ROC). Hasil: Didapatkan 370 subjek memenuhi kriteria dan dilakukan analisis. Kejadian delirium pasca operasi pada penelitian ini adalah 6,8% (IK 95%, 4,4% - 9,8%). Faktor prediktor yang dianalisis yakni usia (HR=3,43; IK95% 1,544-7,635), status kognitif (HR=2,74; IK95% 1,156-6,492), dan status nutrisi (HR=3,35; IK95% 1,459-7,679). Model prediksi komplikasi delirium pasca operasi memiliki kalibrasi yang baik (p > 0,05) dan performa skor sedang untuk memprediksi kejadian delirium pasien geriatri [AUC 0,750 (p < 0,001; IK 95% 0,640-0,860)]. Simpulan: Usia, status kognitif, dan status nutrisi merupakan prediktor kuat delirium pasca operasi pada pasien lanjut usia yang menjalani pembedahan elektif mayor non kardiak. Model prediksi delirium pasca operasi memiliki kalibrasi yang baik dan performa skor sedang.
Kata kunci: P3G, delirium pasca operasi, pembedahan mayor elektif, geriatri


Background: The number of needs for surgery in geriatric populations is increasing every year. Postoperative delirium is one the most common complications and will impact many adverse outcomes. Comprehensive Geriatric Assessment (CGA) and perioperative risk stratification of geriatric patients are needed as an initial prevention strategy as well as an efficient and applicable prognosis predictor model. Objective: This study aims to determine the incidence of post-operative delirium and develop a prediction model for delirium in elderly patients after major non-cardiac elective surgery based on predictor factors. Methods: This research is a retrospective cohort study using secondary data from medical records of elderly inpatients who underwent major elective non-cardiac surgery at Cipto Mangunkusumo Hospital between January 2020 – March 2023. Data analysis using SPSS 20.0 and STATA 10. Development of a prediction model for post-operative delirium complications using the Hosmer-Lemeshow test and Area Under the Curve of the Receiver Operating Characteristic (AUC ROC). Result: Total of 370 subjects that met the criteria were analyzed. The incidence of postoperative delirium was 6.8% ( 95% CI, 4,4% - 9,8%). The predictor factors analyzed were age (HR=3.43; 95%CI 1.544-7.635), cognitive status (HR=2.74; 95%CI 1.156-6.492), and nutritional status (HR=3.35; 95%CI 1.459- 7,679). The postoperative delirium complication prediction model had good calibration (p > 0.05) and moderate score performance for predicting the incidence of delirium in geriatric patients [AUC 0.750 (p < 0.001; 95%CI 0.640-0.860)]. Conclusion: Age, cognitive status, and nutritional status are strong predictors of postoperative delirium in elderly patients undergoing major non-cardiac elective surgery. The postoperative delirium prediction model has good calibration and moderate score performance.
Keywords: CGA, post-operative delirium, elective major surgery, geriatric

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2024
Pengarang

Anastasia Asylia Dinakrisma - Nama Orang
Kuntjoro Harimurti - Nama Orang
Rudyanto Sedono - Nama Orang
Ikhwan Rinaldi - Nama Orang

No. Panggil
T24322fk
Penerbit
Jakarta : Sp-2 Ilmu Penyakit Dalam.,
Deskripsi Fisik
xix, 125 hlm., ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
SBP Online
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T24322fkT24322fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri Sebagai Model Prediktor Delirium Pasca Operasi Pasien Lanjut Usia Yang Menjalani Pembedahan Mayor Elektif Non Kardiak = Comprehensive Geriatric Assessment as a Predictor Model for Postoperative Delirium in Elderly Patients Undergoing Major Non-Cardiac Elective Surgery.

Related Collection