Text
COMPARISON OF GLCOGEN ALES IN THE PLACENTA OF EARL PREECLAMPTIC ( < 32 EEKS OF PREGNANC) AND NON-PREECLAMPTIC PREGNANCIES.
Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan data baru mengenai nilai glikogen pada pasien preeklampsia awal, dimana kehamilan harus diterminasi pada umur kehamilan kurang dari 32 minggu. Preeklampsia sendiri merupakan penyakit kehamilan yang ditandai oleh adanya proteinuria dan hipertensi pada iou. Perkembangan preeklampsia berkaitan dengan kegagalan dalam remodeling arteri spiralis, yang menyebabkan permasalahan dalam peraliran darah plasenta. Namun, tidak banyak informasi yang diketahui mengenai asal dari penyakit ini. Hipotesis dari penelitian ini adalah sebagai berikut: kadar glikogen pada sel plasenta ibu hamil dengan preeklampsia awal lebih rendah jika dibandingkan dengan kadar glikogen pada sel plasenta ibu hamil tanpa preeklampsia Untuk memberi konfirmasi terhadap hipotesis ini, digunakan metode Anthrone untuk mengukur nilai glikogen dalam plasenta ibu hamil dengan preeklampsia awal, dimana usia kehamilan adalah kurang dari 32 minggu ketika bayi harus dilahirkan, dan pada plasenta ibu hamil tanpa preeklampsia. Data yang diperoleh dari metode tersebut lalu dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat glikogen pada plasenta 10 wanita dengan precklampsia awal adalah 11,36 mg/g, sementara untuk ibu hamil tanpa preeklampsia, rata-ratanya adalah 58.94 mg/g. Dapat disimpulkan bahwa nilai glikogen dalam plasenta ibu dengan preeklampsia awal berkurang secara signifikan bila dibandingkan dengan kehamilan normal.
Kata Kunci: Preeklampsia, glikogen
This research aims to put forth new data on the values of glycogen in preeclampsia, which is a pregnancy-unique disease that presents with proteinuria and hypertension in mothers. In this research, we specifically focused on patients that has terminated their pregnancies before 32 weeks, classified as early preeclampsia. Development of preeclampsia is highly linked to imperfection during spiral artery remodelling. which leads to problematic placental vasculature. However, little information is known on the exact etiology of this disease. It is hypothesized that the amount of glycogen is decreased in the placental cell of early preeclamptic women when compared with non-preeclamptic women. To confirm this hypothesis, the Anthrone method is facilitated to measure glycogen values in the placenta of early preeclamptic women with gestational ages of less than 32 weeks during termination, and non-preeclamptic aterm women. A comparison between those obtained values were then made. Results showed that the average placental-glycogen level of 10 early preeclamptic women 1s 11.36 mg/g, while for non-preeclamptic women, it was 58.94 mg/& A conclusion was then made that glycogen values in the placenta of early preeclamptic pregnancies are reduced significantly when compared to those of normal term pregnancies.
Keywords: Preeclampsia, glycogen
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2019
- Pengarang
-
NATHASYA VERONICA WINARDI - Nama Orang
- No. Panggil
-
S19207fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 KKI., 2019
- Deskripsi Fisik
-
xiv, 28 hal; ill; 21 x 30 cm
- Bahasa
-
English
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
NONE
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S19207fk | S19207fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi