Tesis

The Differences of Dietary Inflammatory Index (DII) between Overweight-Obese and Normal Adolescence = Perbedaan “Dietary Inflammatory Index” pada Remaja Gemuk-Obese dan Normal .

The state of obesity in the body lead to have chronic low-grade inflammation in the long term condition. Diet has been known as an important regulatory factor on inflammatory condition. The study aimed to assess the differences of dietary inflammatory index between overweight/obese and normal adolescence. A comparative cross sectional study with 152 overnutrition and 151 non overnutrition adolescence in Trenggalek District was involved. Inflammation contained on foods measured by dietary inflammatory index. Nutritional status of adolescence was categorized using CDC (BMI-for-Age-percentils). There was no differences between dietary inflammatory index and nutritional status (p>0.05). However, a pro inflammatory diet (the higher dietary inflammatory index score) was found among overweight and obese adolescence. Inversely, anti inflammatory diet (the lower dietary inflammatory index score) was associated with normal adolescence.
Key Words: Nutritional Status, Adolescence, Foods, Inflammation, Dietary Inflammatory Index


Obesitas pada tubuh dapat menyebabkan chronic low grade inflammation dalam jangka wktu yang lama. Makanan merupakan faktor penting yang mempengaruhi inflamasi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan dietary inflammatory index antara remaja dengan kelebihan berat badan dan normal. Sebuah studi perbandingan potong lintang melibatkan 152 remaja dengan kelebihan berat badan dan 151 remaja dengan berat badan normal di Kabupaten Trenggalek. Inflamasi yang terkandung dalam makanan di ukur dengan menggunakan dietary inflammatory index. Status gizi remaja diukur menggunakan CDC (IMT_U). Tidak ada perbedaan antara dietary inflammatory index dan status gizi (p>0.05). Namun, ditemukan bahwa remaja dengan kelebihan berat badan memiliki jenis makanan yang cenderung pro inflamasi, sebaliknya remaja dengan berat badan normal memiliki jenis makanan yang anti inflamasi.
Kata Kunci : Status Gizi, Remaja, Makanan, Inflamasi, Dietary Inflammatory Index

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2018
Pengarang

Karera Aryatika - Nama Orang
Fiastuti Witjaksono - Nama Orang
Helda Khusun - Nama Orang

No. Panggil
T18005fk
Penerbit
Jakarta : Nutritional Sciences Study Program.,
Deskripsi Fisik
xv, 135 hlm., 21cm x 30cm
Bahasa
English
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
T18005fk
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
T18005fkT18005fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of The Differences of Dietary Inflammatory Index (DII) between Overweight-Obese and Normal Adolescence = Perbedaan “Dietary Inflammatory Index” pada Remaja Gemuk-Obese dan Normal .

Related Collection