Text
Hubungan infeksi cacing usus sth (soil-transmitted helminths) dengan perilaku jajan pada siswa SD Negeri 09 Pagi Paseban tahun 2010 = The association with snacking behaviour among students of SDN 09 Pagi Paseban in 2010.
Infeksi kecacingan merupakan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi lingkungan serta higiene perorangan. Sampai saat ini, prevalensi infeksi kecacingan di daerah tropis dan subtropis masih tinggi, salah satunya di Indonesia. Prevalensi tertinggi ditemukan pada anak usia sekolah dasar, yaitu sekitar 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku jajan dan kondisi jajanan yang dikonsumsi siswa SD Negeri 09 Pagi Paseban dengan kejadian infeksi kecacingan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode cross-sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 169 orang dengan jumlah sampel sebanyak 114 orang yang berasal dari kelas I–VI. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah uji Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi infeksi kecacingan pada sekolah dasar ini adalah 11,4% dengan Ascaris lumbricoides sebagai penyebab utama (53,8%). Dilihat dari karakteristik responden, proporsi siswa yang suka membeli jajanan adalah 95,6%. Proporsi siswa yang membeli jajanan tak berkemasan (dijajakan secara terbuka) adalah 29,8%, dan proporsi siswa yang membeli jajanan yang telah dihinggapi lalat adalah 60,5%. Dari uji Fisher diketahui bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara infeksi kecacingan dengan perilaku jajan (p=1), kebiasaan membeli jajanan yang dijajakan secara terbuka (p=0,203), dan kebiasaan membeli jajanan yang telah dihinggapi lalat (p=1) pada siswa SD Negeri 09 Pagi Paseban.
Kata kunci: infeksi cacing usus, Soil-Transmitted Helminths, perilaku jajan, anak sekolah
Helminthic infection is an environmental-based disease related to environmental sanitation and personal hygiene. Currently, the prevalence of helminthic infections in tropical and subtropical areas remains high, including in Indonesia. The highest prevalence is found among school-aged children, reaching around 70%. This study aims to determine the association between snacking behavior and the hygiene of snacks with Soil-Transmitted Helminths (STH) infection among students of SDN 09 Pagi Paseban. This is an observational analytic study with a cross-sectional design. The study population consists of 169 students, with 114 selected as samples from grades I to VI. Data were collected through questionnaires. Statistical analysis was conducted using the Fisher exact test. The results showed that the prevalence of STH infection in this school was 11.4%, with Ascaris lumbricoides being the most frequent parasite (53.8%). Respondent characteristics showed that 95.6% of students liked buying snacks, 29.8% bought snacks that were sold openly, and 60.5% bought snacks that had been contaminated by flies. The Fisher test revealed no significant association between STH infection and the habit of buying snacks (p=1), buying snacks sold openly (p=0.203), or buying snacks already contaminated by flies (p=1) among the students of SDN 09 Pagi Paseban.
Keywords: STH infection, snacking behavior, school-aged children
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2011
- Pengarang
-
Farah Asyuri Yasmin - Nama Orang
- No. Panggil
-
S11350fk
- Penerbit
- : ., 2011
- Deskripsi Fisik
-
xiii, 46 hal., lamp. 3
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
-
- Edisi
-
-
- Subjek
-
-
- Info Detail Spesifik
-
-
| S11350fk | S11350fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi