Text

Tingkat perilaku warga Kecamatan Bayah Provinsi Banten mengenai penggunaan kelambu.

Malaria merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku warga mengenai penggunaan kelambu dalam upaya pencegahan malaria di Kecamatan Bayah sehingga dapat digunakan sebagai data dasar dalam memberantas malaria. Penelitian ini merupakan survei dengan desain cross-sectional. Data diambil pada tanggal 16–18 Oktober 2009 dengan mewawancarai warga yang berada di Kecamatan Bayah pada saat itu. Hasilnya menunjukkan warga yang mempunyai tingkat perilaku baik mengenai penggunaan kelambu sebanyak 0 orang (0%), cukup 23 orang (21,7%), dan kurang 83 orang (78,3%). Mayoritas karakteristik responden adalah: berusia 18–34 tahun sebanyak 80 orang (75,5%), perempuan sebanyak 88 orang (83%), berpendidikan rendah sebanyak 96 orang (90,6%), tidak bekerja sebanyak 66 orang (62,3%), dan mendapatkan informasi mengenai malaria hanya dari satu sumber sebanyak 84 orang (79,2%). Hasil pengujian menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara tingkat perilaku mengenai penggunaan kelambu dengan usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin, jumlah sumber informasi, sumber informasi yang paling berkesan, dan status pekerjaan. Dapat disimpulkan bahwa tingkat perilaku warga mengenai penggunaan kelambu dalam upaya pencegahan malaria tergolong kurang.

Kata kunci: tingkat perilaku, perilaku penggunaan kelambu, masyarakat Bayah



Malaria is a public health problem in Indonesia, including in Bayah District, Lebak Regency, Banten Province. This study aims to determine the level of community behavior regarding the use of mosquito nets in malaria prevention efforts in Bayah so that it can be used as baseline data in malaria control. This study is a survey using a cross-sectional design. Data were collected from October 16–18, 2009, by interviewing residents who were in Bayah District at that time. The results showed that no respondents had a good level of behavior regarding the use of mosquito nets (0%), 23 people (21.7%) had a moderate level of behavior, and 83 people (78.3%) had a poor level of behavior. The majority of respondents were aged 18–34 years (75.5%), female (83%), had low education (90.6%), were unemployed (62.3%), and received information about malaria from only one source (79.2%). The analysis showed no significant differences between the level of behavior regarding mosquito net use and age, education level, gender, number of information sources, the most memorable source of information, and employment status. It can be concluded that the community's behavior regarding the use of mosquito nets in efforts to prevent malaria is generally poor and not associated with demographic characteristics or information access.

Keywords: behavioral level, bed net use behavior, Bayah community

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2011
Pengarang

Fenandri Fadillah Fedrizal - Nama Orang

No. Panggil
S11343fk
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
xii, 42 hal; Il., 30 cm; Lamp. 2
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
S11343fkS11343fkPerpustakaan FKUITersedia - File Digital
Image of Tingkat perilaku warga Kecamatan Bayah Provinsi Banten mengenai penggunaan kelambu.

Related Collection


WhatsApp

Halo Sobat Medi 👋

Ada pertanyaan atau hal yang bisa kami bantu?

Layanan WA Perpustakaan FKUI
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Pesan yang masuk di luar waktu operasional (di atas) akan direspon pada hari kerja berikutnya.