Skripsi
Clinical manifestations, labory and radiologic examination in crytococcus and non-cryptococcus central nervous system infection in HIV patients.
Cryptococcosis is one of the most common infections found in HIV- positive patients. However, no published article has been dated to study the difference between cryptococcus and non-cryptococcus central nervous system (CNS) infection in HIV patients. This study is conducted to investigate the difference in clinical manifestations, laboratory, and radiologic examination of hospitalized HIV-positive patients with cryptococcosis and non-cryptococcosis CNS infection. This study is a cross-sectional study. Data is pooled from medical records with diagnosis of HIV and CNS infection. A total of 58 patients (44 patients non-cryptococcosis and 14 patients cryptococcosis) are enrolled into the study after fulfilling the inclusion criteria. Mean age for non-cryptococcosis group and cryptococcosis group are 29.82 and 32.29 year-old, respectively. Approximately 78% of the patients are male. There is no significant difference in clinical manifestations, laboratory and radiologic examination findings in both groups, except hemiparesis (p = 0.026). The most common clinical manifestations in cryptococcosis meningitis are headache, fever, nausea, with or without decrease consciousness, neck stiffness, and/or cranial nerve palsies. Laboratory examination in cryptococcosis reveals low CD4+ level, high CSF cells count, high CSF protein, and low glucose serum/CSF ratio. The most common radiologic finding is enhancement.
Keywords: HIV/AIDS, CNS infection, cryptococcosis, clinical manifestations, supporting diagnostic.
Infeksi kriptokokus termasuk salah satu dari infeksi yang paling sering ditemukan pada pasien HIV-positif. Akan tetapi, belum ditemukan artikel yang mempelajari perbedaan infeksi sistem saraf pusat (SSP) kriptokokus dan non- kriptokokus pada pasien HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perbedaan manifestasi klinik, hasil laboratorium, dan pemeriksaan radiologi pada pasien HIV-positif dengan infeksi SSP kriptokokus dan non-kriptokokus yang dirawat. Penelitian ini merupakan studi potong-lintang. Data dikumpulkan dari rekam medis dengan diagnosis infeksi HIV dan SSP. Lima puluh-delapan pasien (44 pasien non-kriptokokus dan 14 pasien kriptokokus) dimasukkan ke dalam studi setelah memenuhi kriteria inklusi. Usia rata2 grup non-kriptokokus dan grup kriptokokus masing-masing adalah 29.82 dan 32.29. Sekitar 78% dari keseluruhan pasien adalah laki-laki. Tidak ditemukan adanya perbedaan dalam manifestasi klinik, hasil laboratorium, ataupun pemeriksaan radiologi pada kedua grup, kecuali hemiparesis (p = 0.026). Manifestasi klinik yang paling sering ditemukan pada kelompok kriptokokus adalah sakit kepala, demam, mual, dengan atau tanpa penurunan kesadaran, kaku kuduk, dan/atau kelumpuhan saraf kranial. Pemeriksaan laboratorium pada grup kriptokokus menunjukan CD4+ rendah, CSF cell count tinggi, CSF protein tinggi, dan rasio glukosa serum/CSF rendah. Hasil radiologi yang paling sering ditemukan adalah penyangatan.
Kata kunci: HIV/AIDS, infeksi sistem saraf pusat, cryptococcosis, manifestasi klinik, pemeriksaan tambahan.
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2011
- Pengarang
-
Sekarpramita Darmaputri - Nama Orang
Darma Imran - Nama Orang - No. Panggil
-
S11079fk
- Penerbit
- Jakarta : FKUI., 2011
- Deskripsi Fisik
-
xiii, 47 lembar; il., 30 cm; Lamp. 2
- Bahasa
-
English
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
-
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S11079fk | S11079fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi