Skripsi
Pola Sensitivitas Bakteri yang Diisolasi dari Sampel Sputum Terhadap Aminoglikosida dan Karbapenem yang Diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi Klinik FKUI Tahun 2008-2009. = Bacterial Sensitivity Pattern from Sputum Isolate toward Aminoglycoside and Carbapenem in Clinical Microbiology Laboratorium of FKUI and Intensive Care Unit RSCM in Year 2008- 2009.
Infeksi saluran napas bawah (ISPB) adalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat dan sering ditemukan pada praktik kedokteran sehari-hari, terutama di negara yang berkembang. Hasil SKRT Depkes RI tahun 2001 melaporkan penyakit infeksi saluran napas bawah menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian di Indonesia. Penelitian ini membahas mengenai jenis bakteri yang ditemukan pada spesimen sputum pasien ISPB yang diperiksa di LMK-FKUI dan pola sensitivitasnya terhadap antibiotik golongan aminoglikosida dan karbapenem. Spesimen sputum yang diperiksa berasal dari berbagai pelayanan kesehatan termasuk diantaranya UPI- RSCM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 365 sampel sputum di LMK- FKUI dan diantaranya terdapat 138 sampel sputum berasal dari UPI-RSCM, didapatkan bakteri yang paling banyak diisolasi adalah kelompok bakteri gram negatif. Klebsiella pneumoniae adalah bakteri gram negatif yang paling banyak diisolasi, diikuti oleh Acinetobacter anitratus dan Pseudomonas aeruginosa. Dari hasil penelitian di LMK-FKUI, didapatkan bahwa Klebsiella pneumoniae sensitif terhadap amikasin (77,8%), gentamisin (77,8%), meropenem (86,1%), dan imipenem (88,9%) . Sedangkan hasil yang didapat dari spesimen sputum pasien UPI-RSCM, bakteri gram negatif memiliki persentase sensitivitas paling tinggi terhadap meropenem, diikuti oleh imipenem dan amikasin, masing-masing 54,16%, 51,02%, dan 46,93%. Terdapat penurunan sensitvitas Klebsiella pneumoniae terhadap amikasin pada keseluruhan isolat (78,6% 77,8%). Penurunan sensitivitas bakteri dari sputum pasien UPI-RSCM juga terjadi terhadap empat antibiotik yang diujikan (amikasin: 59,08% 46,93%; kanamisin: 23,8% 6,39%; meropenem: 60,48% 54,16%; imipenem: 57,11% 51,02%). Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa secara keseluruhan sensitivitas bakteri terhadap antibiotik golongan aminoglikosida dan karbapenem masih cukup baik, namun telah terjadi penurunan sensitivitas pada bakteri yang diisolasi dari sputum pasien UPI-RSCM.
Kata kunci: ISPB, LMK-FKUI, sputum, pola sensitivitas bakteri, aminoglikosida, karbapenem.
Lower respiratory tract infections (LRTI) is a common disease that occurs in society and are often found in the everyday clinical practice, especially in developing countries. Household survey results of Health Department in 2001 reported that the lower respiratory tract infection disease ranks second as a cause of death in Indonesia. This research discusses the type of bacteria commonly found in sputum isolate of patients with LRTI in LMK-FKUI and ICU-RSCM and the sensitivity pattern of aminoglycoside and carbapenem. The result is the most widely found bacteria isolated from sputum samples in LMK-FKUI and ICU-RSCM is a group of gram-negative bacteria. Klebsiella pneumoniae is a gram-negative bacteria that most isolated from the two places above, followed by Acinetobacter anitratus and Pseudomonas aeruginosa. From the research results in LMK-FKUI, found that Klebsiella pneumoniae sensitive to amikacin (77.8%), gentamicin (77.8%), meropenem (86.1%), and imipenem (88.9%) (percentage sensitivity > 70%). While the results of research in the ICU-RSCM, it was found that the gram negative bacteria have the highest percentage of sensitivity to meropenem, imipenem and amikacin followed by, respectively 54.16%, 51.02% and 46.93%. The decrease of sensitivity percentage of Klebsiella pneumoniae to amikacin occurred in the isolates from LMK-FKUI (78.6% 77.8%). While the decrease in sensitivity also occurs in the four antibiotics tested against gram-negative bacteria in the ICU-RSCM (amikacin: 59.08% 46.93%; kanamycin: 23.8% 6.39%; meropenem: 60.48% 54.16%; imipenem: 57.11% 51.02%). Based on these data, empirical therapy for lower respiratory tract infection can be performed. However, the use of aminoglycoside and karbapenem as empirical therapy for patients in the ICU should be avoided because both groups have a percentage of sensitivity < 70%.
Keyword(s): LRTI, LMK-FKUI, bacterial sensitivity pattern, aminoglycoside, carbapenem.
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2010
- Pengarang
-
Christof Toreh - Nama Orang
Anis Karuniawati - Nama Orang - No. Panggil
-
S10191fk
- Penerbit
- Jakarta : Kedokteran Umum S1., 2010
- Deskripsi Fisik
-
xii, 51 lembar
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
S10191fk
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S10191fk | S10191fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi