Skripsi
Changes of VO2max after 10 weeks of aerobic training in sedentary medical students
Background: Research shows that the prevalence of young people with sedentary lifestyle is found to be high across the world. Concerning the numbers of cardiovascular related diseases related to inactive lifestyle, cardiovascular exercise programs have been developed to improve and maintain medical students’ physical fitness. Objectives: To assess and compare the VO2 max value before and after undergoing ten weeks of aerobic exercise in a group of sedentary medical students. Methods: A total of 80 medical students, aged between 16 to 21 years participated in this comparison study. The VO2 max of the participants were assessed before and after completing aerobic training program for 10 weeks, using the Rockport Fitness Walking Test method. Results: There was an increase in the mean VO 2 max value after the exercise (mean = 32.02) compared to the VO2 max of the participants before the exercise (mean = 31.82). However, the increase of VO 2 max was found to be statistically not significant (p > 0.05). Conclusion and Recommendations: The finding of this study suggests that aerobic exercises improve medical students’ VO 2 max. This knowledge can be used to improve the development of future studies and contribute to the establishment of effective aerobic fitness programs.
Keywords: Sedentary lifestyle, aerobic exercises, VO2 max, medical students.
Latar Belakang: Studi menunjukan nilai prevalansi gaya hidup sedentari yang tinggi di dunia. Karena banyaknya penyakit- penyakit kardiovaskular yang berhubuhan dengan gaya hidup yang tidak aktif, banyak program kebugaran jasmani untuk jantung dibuat untuk memperbaiki dan mempertahankan kesehatan fisik masyarakat. Objektif: Untuk meninjau dan membandingkan nilai VO 2max sebelum dan sesudah menjalankan pelatihan aerobik selama sepuluh minggu pada mahasiswa kedokteran. Metodologi: 80 mahasiswa kedokteran berusia antara 16 sampai 21 tahun berpartisipasi dalam studi ini. Nilai VO 2 max para peserta dinilai sebelum dan sesudah menyelesaikan program pelatihan kebugaran aerobik selama 10 minggu dengan menggunakan metode Rockport Fitness Walking Test. Hasil: Nilai rata- rata VO 2 max peserta meningkat setelah menjalankan pelatihan kebugaran (mean = 32.02), dibandingkan dengan nilai VO2max sebelum menjalankan program aerobik (mean = 31.82). Namun peningkatan nilai VO 2 max ini secara statistikal tidak signifikan (p > 0.05). Kesimpulan dan Rekomendasi: Hasil dari studi ini menunjukan manfaat dari latihan aerobik dalam meningkatkan nilai VO2 max seseorang. Pengetahuan ini dapat digunakan dalam pengembangan studi selanjutnya. Selain itu, studi ini juga dapat berkontribusi dalam mengembangkan program pelatihan aerobik di masa depan.
Kata Kunci: Hidup sedentari, latihan aerobik, VO2 max, mahasiswa kedokteran.
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2010
- Pengarang
-
Caroline Supit - Nama Orang
Ermita Ilyas - Nama Orang - No. Panggil
-
S10123fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 KKI., 2010
- Deskripsi Fisik
-
ix, 36 lembar; il., 30 cm
- Bahasa
-
English
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
S10123fk
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S10123fk | S10123fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi