Skripsi
Perbandingan Pola Kepekaan Staphylococcus aureus terhadap Amoksisilin dan Sulbenisilin pada Infeksi Tenggorok. = Sensitivity Patterns of Staphylococcus aureus to Amoxicillin and Sulbenicillin from Throat Infection.
Infeksi saluran napas atas merupakan salah satu penyakit yang sering ditemukan dan diderita oleh masayarakat Indonesia. Salah satu bakteri Gram positif yang sering ditemukan pada infeksi saluran napas atas terutama tenggorok adalah Staphylococcus aureus. Antibiotika yang digunakan sebagai obat infeksi bakteri pada saluran napas atas sudah mengalami penurunan kepekaan dalam dekade terakhir ini. Penelitian ini membahas tentang perbandingan pola kepekaan amoksisilin dan sulbenisilin yang merupakan antibiotik golongan penisilin. Objek penelitian menggunakan data sekunder berupa isolat S.aureus yang diambil dari usap tenggorok pasien yang diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi FKUI pada tahun 2003-2007 sebanyak 105 isolat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional analitik. Data yang sudah diperoleh dimasukkan ke dalam program WHONET 5.0. Kemudian dianalisis dengan uji statistik Two-Proportion program Minitab dan metode Chi- square. Pengujian dilakukan dengan interval kepercayaan 95%. Berdasarkan penelitian tersebut, S.aureus memiliki pola kepekaan lebih baik terhadap sulbenisilin sebesar 93,3% daripada amoksisilin 71,4%. Penelitian seperti ini sebaiknya terus dilakukan karena kejadian infeksi akibat bakteri sering dijumpai dan sudah banyak bakteri tidak peka terhadap antibiotika. Para klinisi perlu mempertimbangkan pemakaian antibiotika supaya tidak terjadi resistensi.
Kata kunci: infeksi tenggorok, kepekaan, Staphylococcus aureus, amoksisilin, sulbenisilin.
Upper respiratory tract infection is one disease that is often found and sustained by an Indonesian society. One Gram-positive bacteria are often found in upper respiratory infections, especially throat is Staphylococcus aureus. Antibiotics are used as drugs of bacterial infections on airway sensitivity is decreased in the last decade. This study discusses the comparison of the sensitivity pattern is sulbenicillin and amoxicillin which are penicillin group antibiotics. The object of research using secondary data from S.aureus isolates were taken from the throat swabs of patients examined in the Laboratory of Microbiology, Faculty of medicine in the years 2003- 2007 as many as 105 isolates. This study uses cross-sectional analytical design. The data was obtained is inserted into the program WHONET 5.0. Then analyzed using statistical program Minitab Two-Proportion and Chi-square method. Tests carried out with 95 % confidence interval. Based on these studies, S.aureus has better sensitivity pattern of sulbenicillin (93.3 %) than amoxicillin (71.4 %). Such research should continue to be done because the incidence of infections caused by bacteria often found and has been a lot of bacteria are not sensitive to antibiotics. The clinician should consider the use of antibiotic in order to prevent resistance. Keywords: throat infections, susceptibility, Staphylococcus aureus, amoxicillin, sulbenicillin.
- Judul Seri
-
-
- Tahun Terbit
-
2010
- Pengarang
-
Iin Indra Pertiwi - Nama Orang
Ariyani Kiranasari - Nama Orang - No. Panggil
-
S10147fk
- Penerbit
- Jakarta : Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler., 2010
- Deskripsi Fisik
-
xiii, 32 lembar; il., 29 cm.
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
S10147fk
- Edisi
-
-
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
| S10147fk | S10147fk | Perpustakaan FKUI | Tersedia - File Digital |
Masuk ke area anggota untuk memberikan review tentang koleksi